Perkuat Rantai Pasok Ramah Lingkungan, TMMIN Raih PROPER Emas dari KLH
Seluruh fasilitas produksi TMMIN di Karawang, Jawa Barat, dan Sunter, Jakarta, berhasil memperoleh peringkat PROPER Emas maupun Hijau.
Penulis:
Sanusi
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berupaya berkontribusi tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan.
Inisiatif tersebut kembali ditegaskan melalui capaian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dan PROPER Hijau tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Seluruh fasilitas produksi TMMIN di Karawang, Jawa Barat, dan Sunter, Jakarta, berhasil memperoleh peringkat PROPER Emas maupun Hijau.
Selain itu, Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto juga menerima predikat Green Leadership Utama CEO, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan hijau yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Penghargaan ini penyemangat bagi kami untuk terus menerapkan standar lingkungan di seluruh fasilitas perusahaan, sehingga bisa berkontribusi dalam target nasional terkait lingkungan dan perubahan iklim,” ujar Nandi.
“Terima kasih, penghargaan ini penyemangat bagi kami untuk terus menerus menerapkan standar lingkungan diseluruh fasilitas perusahaan kami, sehingga kami bisa berkontribusi dalam target nasional terkait dengan lingkungan dan perubahan iklim” kata Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto.
Program Unggulan
Tahun ini TMMIN mengajukan Program KIJANGKU dalam ajang PROPER. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi TMMIN dalam konservasi alam, efisiensi energi, dan pemberdayaan masyarakat. TMMIN Karawang Plant 1 dan 2 mengelola dampak lingkungannya melalui pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengidentifikasi dan mengurangi emisi dalam proses manufaktur.
Baca juga: Kebutuhan Industri Cold Chain Terus Berkembang, Isuzu Kenalkan Truk ELF Refrigerator
Melalui program Eko-Inovasi Smart Transforming Chiller System, perusahaan meningkatkan efisiensi energi pada hotspot utama di unit painting sebagai bagian dari transformasi menuju industri rendah karbon.
Inisiatif ini diperluas beyond factory gate melalui Program KIJANGKU untuk menjawab tantangan abrasi di Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.
Bersama masyarakat, program ini memulihkan pesisir melalui rehabilitasi mangrove, pemanfaatan limbah ban bekas menjadi Alat Pemecah Ombak (APO), serta pemberdayaan ekonomi berbasis nature-based solutions.
Baca juga: Bus Tambang Hino Bus 136 MDBL 4x4 Mendebut di GIICOMVEC 2026
Hingga kini, KIJANGKU membentuk 14,96 hektare area konservasi mangrove dengan survival rate 98,6 persen, melindungi 4,3 hektare tambak ikan, 27 hektare sawah, dan 76 keluarga pesisir.
Pendekatan terintegrasi ini memastikan eko-inovasi manufaktur dan inovasi sosial berbasis alam berjalan selaras— menghubungkan transformasi industri rendah karbon dengan pemulihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam mengatakan penghargaan Proper Emas dan Hijau, serta predikat 2026 Green Leadership Utama CEO bagi TMMIN merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif perusahaan dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang tepat guna dan tepat sasaran, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Baca tanpa iklan