Meta Akan PHK 8.000 Karyawan dan Digantikan AI Mulai 20 Mei
Meta akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 8.000 karyawannya di seluruh dunia dan akan digantikan oleh AI.
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Meta akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 8.000 karyawannya di seluruh dunia dan akan digantikan oleh AI.
- Putaran pertama PHK akan dijalankan di 20 Mei 2026 dan dilanjutkan di akhir tahun.
- Meta tidak akan merekrut pegawai baru untuk menggantikan ribuan posisi yang kosong pasca-PHK,
TRIBUNNEWS.COM - Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 10 persen karyawannya di seluruh dunia yang mencakup 8.000 orang dan akan menggantikan peran mereka dengan kecerdasan buatan.
Memo karyawan yang disampaikan hari Kamis, 23 April 2026 menyebutkan, PHK putaran pertama diperkirakan akan dimulai pada 20 Mei, dengan lebih banyak lagi yang akan menyusul di akhir tahun.
Memo tersebut juga mengatakan Meta tidak akan merekrut orang untuk 6.000 posisi yang lowong, lapor CNBC.
Perusahaan sebelumnya telah memangkas sekitar 1.500 pekerja tahun ini di divisi Reality Labs-nya, lapor USA Today. Pada saat itu, perusahaan mengatakan bahwa mereka beralih dari model bisnis "metaverse" ke fokus pada Meta Superintelligence Labs.
Terjadi lebih banyak PHK pada bulan Maret, ketika perusahaan tersebut memberhentikan ratusan pekerja di Facebook dan unit lainnya serta mengalihkan peran lain, termasuk moderasi, ke AI.
Ini adalah bagian dari tren besar dan terus berkembang di perusahaan teknologi di seluruh dunia.
Baca juga: Meta Luncurkan Muse Spark, Model AI Pertama dari Superintelligence Labs
Microsoft mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada beberapa karyawan, seperti yang dilaporkan CNBC, dan Amazon telah memberhentikan sekitar 30.000 karyawan di banyak divisi untuk mendukung alat AI.
USA Today mengatakan Meta telah menghabiskan ratusan miliar dolar untuk AI; perusahaan tersebut memperkenalkan model AI utamanya, "Muse Spark," awal bulan ini.
Meta memberi tahu para pekerja awal pekan ini bahwa alat pelacakan karyawan baru akan menangkap data dari komputer kerja mereka dan data tersebut diperlukan untuk melatih agen AI.
UPI
Baca tanpa iklan