Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Said Iqbal: Prabowo Siap Turunkan Potongan Ojol Jadi 10 Persen

Prabowo menyatakan pemerintah akan melakukan intervensi terhadap kebijakan aplikator seperti Gojek, Grab, Shopee, dan lainnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Said Iqbal: Prabowo Siap Turunkan Potongan Ojol Jadi 10 Persen
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
MAYDAY 2026 - Presiden Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di acara jumpa pers secara daring tentang May Day 2026, Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo disebut akan turunkan potongan ojol dari 20 persen jadi 10%.
  • Pemerintah bakal intervensi aplikator lewat kepemilikan saham via Danantara.
  • Pengumuman kemungkinan disampaikan saat May Day di Monas.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan update terkini soal tuntutan para driver ojek online (ojol) soal pengurangan potongan penghasilan 20% menjadi 10%.

Kata dia, Presiden RI Prabowo Subianto akan mengabulkan tuntutan para driver ojol tersebut. 

Hal itu ditegaskan Said Iqbal usai pihaknya bertemu dengan Prabowo pada Selasa (28/4/2026) kemarin guna membahas rencana perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Baca juga: 50 Ribu Buruh KSPI Bakal Padati Monas saat Perayaan May Day 2026, Said Iqbal: Harus Damai

"Presiden akan memutuskan bahwa harapan kawan-kawan ojol mengenai pemotongan tarif 10% bukan lagi 20% akan dijalankan oleh negara," kata Said Iqbal dalam jumpa pers jelang perayaan May Day secara daring, Rabu (29/4/2026).

"Ini bukan lagi sebuah utopia atau mimpi, tapi akan segera direalisasikan," sambung dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pertemuan itu juga kata Said Iqbal, Prabowo menyatakan pemerintah akan melakukan intervensi terhadap kebijakan aplikator seperti Gojek, Grab, Shopee, dan lainnya.

Salah satu bentuknya yakni dengan mengambil kepemilikan saham aplikator seperti yang sudah berjalan di GoTo oleh BP Danantara.

Dengan kepemilikan tersebut, pemerintah melalui Danantara memiliki kekuatan untuk mengintervensi kebijakan yang selama ini memberatkan para pengemudi.

"Dengan ikut sertanya pemerintah dalam kepemilikan aplikasi ojek online, baik roda dua maupun roda empat maka Danantara sebagai kepanjangan tangan pemerintah akan bisa mengintervensi kebijakan aplikator," tegas dia.

Said Iqbal lantas memberikan bocoran bahwa pengumuman resmi mengenai kebijakan ini kemungkinan besar akan disampaikan langsung oleh Presiden pada peringatan Hari
Buruh Internasional atau May Day.

Dirinya berharap, keputusan ini akan menjadi kabar sekaligus kado yang manis untuk para driver ojol di seluruh Indonesia.

"Di itu cita-cita Presiden dalam waktu dekat ini atau mungkin nanti saat May Day di Monas mungkin akan disampaikan. Jadi ada keberpihakan negara ada keberpihakan Presiden Republik Indonesia kepada kawan kawan ojol yang jumlahnya jutaan orang," tukas dia.

May Day di Monas Bakal Dihadiri Prabowo

Said Iqbal memastikan aksi perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada hari Jumat (1/5/2026) akan diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas