Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri PPN/Bappenas Ajak PTPN I Akselerasi 3 Program Ketahanan Pangan Prabowo

Tiga program swasembada yang diakselerasi Presiden Prabowo, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menteri PPN/Bappenas Ajak PTPN I Akselerasi 3 Program Ketahanan Pangan Prabowo
HO/IST
KERJASAMA BAPPENAS - Acara penandatanganan nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao antara PTPN I (Persero) dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (12/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menegaskan PTPN I memiliki domain strategis pada program Ketahanan Pangan dan Energi yang dicanangkan Presiden Prabowo
  • Tiga program swasembada yang diakselerasi Presiden, yakni swasembada pangan, swasembada energi dan swasembada air bersinggungan langsung dengan bisnis agro di PTPN I.
  • Roadmap hilirisasi sektor perkebunan disusun untuk pelaksanaan hingga tahun 2029 demi menciptakan ekosistem industri hulu-hilir yang mampu memperluas pasar ekspor.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyatakan PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memiliki domain strategis pada program Ketahanan Pangan dan Energi yang dicanangkan Presiden Prabowo

Rachmat Pambudy menyampaikan hal tersebut di acara penandatanganan nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao antara PTPN I (Persero) dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Rachmat Pambudy mengatakan, tiga program swasembada yang diakselerasi Presiden Prabowo, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air bersinggungan langsung dengan bisnis agro yang dijalankan PTPN I.

Baca juga: Dinamika Nilai Rupiah Jadi Momentum Percepat Swasembada Pangan dan Energi

Menurut guru besar IPB ini, peran PTPN I dalam mendukung terwujudnya tiga bidang target swasembada itu sangat besar.

“Bapak Presiden mencanangkan swasembada, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air. Ketiga-tiganya ada di PTPN I. Karena itu, Pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas mendukung PTPN I dalam menjalankan program swasembada tersebut. Rencana kerja sama yang ditanda tangani hari ini, adalah program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao,” kata Rachmat.

Rekomendasi Untuk Anda

Naskah Nota Kesepahaman ditandatangani bersama oleh Direktur Utama PTPN I (Persero) Teddy Yunirman Danas dan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy dan Direktur Utama Holding PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna.

Kerjasama ini menjadi tonggak penting bagi PTPN I (Persero) dalam membangun pondasi industri yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global demi memperkuat nilai tambah di dalam negeri.

Dalam sambutannya Teddy Yunirman Danas menegaskan bahwa masa depan perkebunan Indonesia tidak boleh lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah.

“PTPN I (Persero) telah menyusun roadmap hilirisasi hingga tahun 2029 untuk menciptakan ekosistem industri hulu-hilir yang mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," ungkap Teddy.

"Strategi ini dirancang untuk memastikan setiap komoditas memberikan kontribusi maksimal terhadap ekonomi nasional melalui pembangunan industri pengolahan yang massif,” kata Teddy.

Khusus untuk komoditas kelapa, Teddy mengatakan, PTPN I (Persero) memproyeksikannya sebagai komoditi masa depan dengan target pengembangan kawasan hingga 50.000 hektar. 

Kebun tersebut akan didukung enam unit pabrik pengolahan di berbagai wilayah potensial di Indonesia. Untuk komoditas kopi, PTPN I (Persero) menyiapkan lahan 12 ribu hektare dengan tujuh fasilitas pengolahan. Pabrik ini akan memproduksi kopi premium yang memiliki ketelusuran (traceability) dan standar keberlanjutan yang kuat di pasar internasional. 

Sedangkan untuk komoditas kakao diproyeksikan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri cokelat dunia. Melalui pengembangan area seluas lima ribu hektare yang terintegrasi dengan pabrik pengolahan.

Teddy menyatakan bahwa seluruh rencana ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pada pentingnya hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. 

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy menekankan bahwa kolaborasi riset serta inovasi akan menjadi kunci dalam penerapan praktik pertanian yang baik (Good Agriculture Practices).

Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai pusat industri kelapa, kopi, dan kakao dunia. 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas