Konsep Double Decker Jadi Solusi Lahan Sempit Hunian Baru di Jakarta
Wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan menduduki peringkat dua dalam pencarian internet sebagai pilihan hunian di Jakarta setelah Kebayoran.
Penulis:
Erik S
Editor:
Choirul Arifin
Rieky mengatakan properti juga masih dinilai sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif stabil untuk jangka panjang walau kondisi ekonomi sedang bergejolak.
Aset berupa rumah dan tanah cenderung mengalami kenaikan nilai seiring pemulihan ekonomi dan perkembangan kawasan.
Rieky mencontohkan ketika tahun krisis tahun 1998 namun ada booming properti tahun 2001-2003. Kemudian kejadian lagi tahun 2008, saat krisis dunia. Kemudian pada tahun 2011-2013 naik 50-60 persen.
Baca juga: Kolaborasi BSN–REI Dorong Inklusi Keuangan Syariah di Sektor Properti
"2029-2030 ada kemungkinan naik 30-50 persen dari harga sekarang. Jangka panjang rumah dan properti tidak akan turun, per tahun mungkin iya, karena pasti naik terus," papar Rieky.
Berdasar catatan Tribunnews, sejumlah proyek properti yang saat ini sedang dikembangkan di kawsan Jagakarsa antara lain
Jagakarsa Signature: Terletak di Jl. Raya Jagakarsa, proyek hunian mewah modern 3 lantai ini dikembangkan oleh PT Mentari Timur Properti dengan harga mulai dari Rp3,4 miliaran.
Paradesa Jagakarsa: Hunian berkonsep townhouse modern dan eksklusif yang dikembangkan oleh Ruma, dilengkapi fasilitas seperti kolam renang dengan harga di bawah Rp2 miliar.
Vertihome Jagakarsa: Proyek compact house yang berlokasi di Jl. Srengseng Sawah, memadukan desain natural dan modern dengan menyasar kalangan milenial.
Casavaya Rindang: Klaster rumah dengan desain industrial, dilengkapi fasilitas rooftop garden, yang berada hanya sekitar 10 menit dari Tol Brigif dengan harga mulai dari Rp2,05 miliar.
Liberty Residence Cipedak: Klaster perumahan bergaya klasik modern mewah di kawasan Cipedak, yang lokasinya sangat strategis dekat dengan Gerbang Tol Brigif.
Selain hunian komersil, pemerintah juga telah meresmikan Rusun Jagakarsa sebanyak 723 unit di kawasan ini, yang diperuntukkan bagi warga terdekat seperti relokasi terdampak normalisasi kali, dengan pendaftaran melalui aplikasi Sirukim.