Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Investor Ritel 'Nangis' Sahamnya Makin Ambles

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pukul 15.41 WIB, sudah ambles 3,60 persen atau 227,52 poin ke level 6.090,98.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Investor Ritel 'Nangis' Sahamnya Makin Ambles
Tribunnews/Jeprima
IHSG ANJLOK - Pengunjung bermain handphone di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat. Menjelang penutupan perdagangan Kamis (21/5/2026), IHSG pada pukul 15.41 WIB, sudah ambles 3,60 persen atau 227,52 poin ke level 6.090,98. 

Diketahui, tekanan IHSG dimulai sejak akhir Januari 2026 usai penyedia indeks global MSCI memutuskan untuk evaluasi indeks saham Indonesia dibekukan pada Februari 2026. 

Sentimen tersebut langsung memicu aksi jual investor asing yang membuat IHSG ambles.

Belum pulih dari tekanan tersebut, pasar kembali dihantam eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya memanasnya hubungan Iran dan Amerika Serikat. 

Ketegangan geopolitik global mendorong investor asing keluar dari aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia, dan beralih ke aset safe haven seperti dolar AS dan emas.

Di tengah kondisi pasar yang sensitif, sejumlah pernyataan Presiden Prabowo Subianto turut menjadi perhatian pelaku pasar. 

Salah satunya ketika Prabowo menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar AS dalam kehidupan sehari-hari saat merespons pelemahan rupiah.

Pernyataan tersebut dinilai sebagian investor sebagai sinyal pemerintah belum melihat pelemahan rupiah sebagai persoalan serius bagi dunia usaha dan pasar keuangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Tekanan pasar semakin besar setelah pemerintah mengumumkan kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai eksportir tunggal. 

Kebijakan yang bertujuan memperkuat pengawasan ekspor itu justru memunculkan kekhawatiran investor terhadap potensi meningkatnya intervensi pemerintah dalam aktivitas bisnis sektor strategis.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas