Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tiket Pesawat Kian Mahal, Pemerintah Diminta Beri Subsidi Harga Avtur

Saadiah berharap harga tiket penerbangan dapat lebih terkendali sehingga tidak terus membebani masyarakat maupun maskapai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tiket Pesawat Kian Mahal, Pemerintah Diminta Beri Subsidi Harga Avtur
dok. PERTAMINA
KENAIKAN HARGA TIKET - Kenaikan harga tiket pesawat berdampak langsung pada naiknya harga avtur yang kemudian memicu mahalnya tarif penerbangan domestik. Pemerintah diminta memberikan subsidi avtur agar harga tiket tetap stabil. Foto ilustrasi pasokan Avtur. 

Ringkasan Berita:
  • DPR disebut telah meminta penjelasan terkait strategi pengendalian harga tiket pesawat seiring dengan kenaikan harga avtur.
  • Satu di antara langkah yang diusulkan yakni pemberian subsidi avtur agar harga tiket tetap stabil.
  • Dengan adanya subsidi avtur, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Saadiah Uluputty berharap harga tiket penerbangan dapat lebih terkendali sehingga tidak terus membebani masyarakat maupun maskapai.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga tiket pesawat kembali menjadi sorotan di tengah tekanan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada naiknya harga avtur yang kemudian memicu mahalnya tarif penerbangan domestik.

Baca juga: Pertamina Siapkan 80 Ribu Kiloliter Avtur untuk Penerbangan Haji 2026

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Saadiah Uluputty mengatakan, persoalan tiket pesawat mahal terus menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah.

"Ini sebenarnya harga tiket pesawat ini menjadi salah satu aspirasi yang dari waktu ke waktu, ini dikeluhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Saadiah kepada wartawan, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, transportasi udara kini bukan lagi sarana eksklusif bagi kelompok ekonomi tertentu. 

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Pesawat telah menjadi kebutuhan masyarakat luas karena mampu menunjang mobilitas secara cepat dan efisien.

"Ini menyangkut hajat hidup orang banyak yang menjadi pengguna moda transportasi udara. Bukan lagi digunakan oleh kalangan ekonomi menengah ke atas saja, tetapi seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.

Saadiah menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS perlu diantisipasi serius karena dapat memicu kenaikan harga avtur dan berdampak pada tarif penerbangan.

"Dan juga dikhawatirkan jika terjadi dolar yang tinggi ini juga akan berpengaruh kepada kenaikan harga tiket," ucapnya.

Dalam rapat bersama pemerintah beberapa waktu lalu, DPR disebut telah meminta penjelasan terkait strategi pengendalian harga tiket pesawat.

Satu di antara langkah yang diusulkan yakni pemberian subsidi avtur agar harga tiket tetap stabil.

"Kami harapkan agar jika avtur itu naik ada subsidi avtur seperti yang dilakukan oleh beberapa negara, misalnya Malaysia. Kenapa harga avtur naik tapi mereka bisa menstabilkan harga tiket, karena ada subsidi negara kepada avtur," ucapnya.

Ia menyoroti bahwa kebijakan subsidi energi di Indonesia selama ini lebih banyak difokuskan pada BBM umum dan belum menyentuh avtur secara khusus.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas