Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IMA Serukan Transformasi Birokrasi untuk Jaga Pasar Batu bara Indonesia

Transformasi birokrasi dibutuhkan untuk mencegah munculnya praktik transfer pricing yang berujung pada under invoicing pada ekspor komoditas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in IMA Serukan Transformasi Birokrasi untuk Jaga Pasar Batu bara Indonesia
Tribunnews.com/HO
ANGKUTAN BATU BARA - Pengoperasian Container Yard (CY) 2 Merapi untuk angkutan batu bara sejak Maret 2026. Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menyerukan perlunya proses yang transparan dan cepat dalam tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam termasuk batu bara. 
Ringkasan Berita:
  • API-IMA menyerukan perlunya proses yang transparan dan cepat dalam tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam termasuk batu bara.
  • Transformasi birokrasi dibutuhkan untuk mencegah munculnya praktik transfer pricing yang berujung pada under invoicing pada ekspor komoditas.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menegaskan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan ekspor batubara dan mineral, terutama dalam menghadapi dugaan praktik transfer pricing yang berujung pada under invoicing pada ekspor komoditas.

IMA meyakini bahwa sistem pelaporan dan pengawasan terintegrasi yang diterapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama dekade terakhir telah berjalan dengan baik dalam mencegah praktik under invoicing.

Penerapan harga acuan batubara dan mineral yang solid, disertai pengawasan ekspor oleh surveyor pemerintah dan bea cukai, merupakan langkah penting dalam menjaga integritas pasar batubara.

“Dengan adanya mekanisme pengawasan digital yang terintegrasi dan melibatkan berbagai instansi di yakini sudah berjalan baik. Oleh karena itu, langkah-langkah penegakan hukum yang tegas diperlukan jika didapati pelanggaran, guna menciptakan iklim usaha yang adil dan berkelanjutan,” kata Sari Esayanti, Direktur Eksekutif IMA.

Menanggapi rencana tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis melalui satu pintu, IMA menyerukan perlunya proses yang transparan dan cepat.

Hal ini sangat penting dan jangan sampai ada kekosongan agar pasar batubara Indonesia di tingkat dunia tidak terganggu dan terisi oleh negara lain, mengingat customer dari berbagai negara sangat membutuhkan on time delivery, terjaganya standard kualitas produksi dan komitmen produsen .

Rekomendasi Untuk Anda

"Ketidakpastian akan faktor-faktor tersebut akan membuat para customer mengalihkan pasokan ke negara lain," kata Sari Esayanti. 

IMA berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan demi menjaga integritas pasar dan mendorong pertumbuhan sektor pertambangan nasional.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas