Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengelolaan Koperasi Didorong Agar Makin Dekat dengan Anak Muda 

Koperasi harus didekonstruksi citranya agar semakin dekat dengan anak muda dan dipahami sebagai instrumen modern.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pengelolaan Koperasi Didorong Agar Makin Dekat dengan Anak Muda 
Tribunnews.com
Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Ia menyebut koperasi harus didekonstruksi citranya agar semakin dekat dengan anak muda dan dipahami sebagai instrumen modern yang mampu menghadirkan manfaat nyata.  
Ringkasan Berita:
  • Koperasi perlu didekonstruksi agar semakin dekat dengan anak muda dan menjadi instrumen modern yang mampu menghadirkan manfaat nyata ke masyarakat.
  • Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja, memotong rantai distribusi yang panjang, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar audiensi dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dengan melibatkan 29 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini untuk membekali mereka tentang dunia perkoperasian dan menyelaraskan peran generasi muda di daerah dengan program unggulan pemerintah pusat, khususnya dalam menghidupkan kembali perekonomian desa melalui koperasi.

"Kita tahu bahwa koperasi ini jadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dengan datang dan bertemu langsung dengan Menteri Koperasi, Apkasi berharap dapat menambah wawasan mendalam bagi para finalis, untuk kemudian disebarluaskan ke khalayak umum di daerah masing-masing," ujar Sarman Simanjorang, Direktur Eksekutif Apkasi dikutip Jumat, 5 Juni 2026.

Baca juga: RUU Perkoperasian Diminta Turut Mengatur Hak Kepemilikan Tanah bagi Seluruh Jenis Koperasi

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik inisiatif tersebut. Dia menilai ajang ini tepat untuk memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kepada generasi muda, khususnya kalangan milenial dan Gen Z.

Menurut Ferry, koperasi harus didekonstruksi citranya agar semakin dekat dengan anak muda dan dipahami sebagai instrumen modern yang mampu menghadirkan manfaat nyata. 

KDKMP diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi di tingkat tapak yang mampu menciptakan lapangan kerja, memotong rantai distribusi yang panjang, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya meyakini para finalis POI pilihan Apkasi ini memiliki peran penting dalam membawa semangat perubahan dan kemajuan. Saya mengajak seluruh finalis turut memperkenalkan KDKMP kepada masyarakat luas. Pemenang POI 2026 nantinya harus bisa jadi duta koperasi di daerahnya masing-masing," kata Ferry.

Pihaknya juga mengapresiasi Apkasi menjembatani kolaborasi selama ini. "Kami merasa terhormat atas kunjungan dan silaturahmi yang terjalin ini. Saya berharap ini menjadi awal dari kerja sama strategis yang saling menguatkan antara Kementerian dan Apkasi demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia," ujarnya.

Kegiatan audiensi ini juga dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan tim dari Yayasan Putri Otonomi Indonesia, serta Juara POI 2025 Salsa Melania Aquina.

Sarman Simanjorang mengatakan, pembekalan multidimensi ini diharapkan membentuk karakter Putri Otonomi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cakap dalam menyuarakan potensi daerah.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas