Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Indonesia Short Course Emerging Series 2026, Jalur Menuju Lahirnya Atlet Renang Dunia

Wisnu Wardhana, menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak kompetisi berkualitas sebagai jembatan menuju prestasi internasional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Indonesia Short Course Emerging Series 2026, Jalur Menuju Lahirnya Atlet Renang Dunia
Tribunnews.com
PEMBINAAN RENANG INDONESIA - Indonesia terus memperkuat fondasi pembinaan olahraga akuatik nasional melalui penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series (ISCES) 2026 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). dok: istimewa 

Indonesia Short Course Emerging Series 2026, Jalur Menuju Lahirnya Atlet Renang Dunia
 
Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia terus memperkuat fondasi pembinaan olahraga akuatik nasional melalui penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series (ISCES) 2026.

Even ini merupakan rangkaian kompetisi renang kolam pendek yang dirancang untuk memperluas kesempatan bertanding bagi atlet muda sekaligus mempercepat proses pembinaan menuju level elite.

Kejuaraan yang mendapat dukungan dari Akuatik Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Chandra Asri Group tersebut diharapkan menjadi salah satu platform strategis dalam mempersiapkan atlet Indonesia menuju berbagai ajang internasional, mulai dari tingkat Asia Tenggara hingga dunia.

Wakil Ketua Umum I PB Akuatik Indonesia sekaligus Direktur Indonesia Short Course Emerging Series, Wisnu Wardhana, menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak kompetisi berkualitas sebagai jembatan menuju prestasi internasional.

"Negara-negara yang konsisten meraih prestasi dunia memiliki satu kesamaan, yaitu sistem kompetisi yang berjalan sepanjang tahun. Atlet tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka secara rutin melalui kompetisi yang kompetitif. Indonesia Short Course Emerging Series dibangun dengan semangat tersebut," ujar Wisnu di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses identifikasi dan pengembangan atlet masa depan Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami ingin membangun sebuah ekosistem. Ketika seorang atlet muda tampil di sini, ia harus melihat adanya jalur yang jelas menuju level berikutnya. Dari kejuaraan nasional, menuju tim nasional, hingga pada akhirnya mewakili Indonesia di panggung dunia. Itulah tujuan besar yang ingin dicapai melalui program ini," katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, prestasi olahraga akuatik Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif.

Namun, untuk dapat bersaing secara konsisten di level internasional, dibutuhkan sistem pembinaan yang mampu melahirkan atlet baru secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap pembinaan atlet muda juga datang dari sektor swasta. Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, mengatakan tingginya partisipasi atlet dalam ajang ini menjadi momentum yang tepat untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

"Melalui ajang yang melibatkan ratusan atlet dan pengunjung, kami melihat peluang untuk memperkenalkan kebiasaan sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan, salah satunya melalui pemilahan sampah dari sumbernya. Kami percaya perubahan perilaku menuju gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu," ujar Chrysanthi.

Indonesia Short Course Emerging Series memang tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, tetapi juga mengusung konsep keberlanjutan atau sustainability yang kini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan event olahraga modern.

Ketua Umum KONI, Marciano Norman, menegaskan bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam rantai pembinaan olahraga nasional.

"Prestasi olahraga adalah hasil dari proses panjang. Tidak ada atlet juara dunia yang lahir tanpa sistem pembinaan yang baik. Karena itu, KONI mendukung hadirnya kompetisi-kompetisi yang mampu memperkuat mata rantai pembinaan atlet nasional. Indonesia Short Course Emerging Series menjadi salah satu langkah konkret menuju tujuan tersebut," ujar Marciano.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas