Kompetisi Renang Kolam Pendek Berstandar Internasional Siap Digelar, Catat Tanggalnya
Lebih dari 700 perenang dari berbagai perkumpulan di seluruh Indonesia diperkirakan akan ambil bagian dalam ajang ini.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Kompetisi Renang Kolam Pendek Berstandar Internasional Siap Digelar, Catat Tanggalnya
Rina Ayu Panca Rini/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ajang kompetisi renang kolam pendek (short course) tingkat nasional bertajuk Indonesia Short Course Emerging Series (ISCES) siap digelar pada 4–6 Juni 2026 di Kolam Renang Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK).
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Federasi Akuatik Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dengan dukungan sejumlah pihak industri. Kompetisi ini dirancang untuk menghadirkan standar penyelenggaraan berkelas internasional sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet muda nasional.
Inisiator kegiatan, Wisnu Wardhana, menjelaskan kegiatan ini bagian penting dalam membangun jalur pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Baca juga: Renang Sumbang 3 Medali Emas, Ketua Umum PB Akuatik: Kejutan yang Menyenangkan, Menggelegar!
Tidak hanya sebagai sebuah event pertandingan, tetapi juga sebagai platform pembinaan jangka panjang yang mampu memperkuat regenerasi atlet renang nasional melalui format kompetisi yang rutin dan berkualitas.
Ditambahkan Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo, penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series, yang dinilai penting dalam memperkuat sistem pembinaan prestasi olahraga akuatik di Indonesia.
Menurutnya, ajang ini sejalan dengan roadmap pembinaan akuatik Indonesia menuju Olimpiade 2032 serta visi jangka panjang Indonesia Emas 2045. Target Indonesia tidak hanya berpartisipasi di Olimpiade, tetapi juga mampu menembus babak final pada Olimpiade 2032.
“Saya menyambut baik, sangat baik event ini. Ini sangat penting untuk pembinaan prestasi di akuatik. Roadmap itu sudah disetujui, dan semua berusaha menuju ke arah sana,” tambahnya di Akuatik GBK, Jakarta Pusat, Senin (11/5).
Sementara itu, Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
Pihaknya mendorong kolaborasi antara federasi, penyelenggara, dan sektor industri untuk memperkuat pembinaan olahraga usia muda serta meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga nasional menuju level internasional.
Diikuti Ratusan Atlet dari Seluruh Indonesia
Ketua penyelenggara Yori Hehanussa menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang short course kelompok umur tingkat nasional pertama di Indonesia. Akan diperlombakan 26 nomor pertandingan, baik perorangan maupun estafet, untuk empat kelompok umur.
Lebih dari 700 perenang dari berbagai perkumpulan di seluruh Indonesia diperkirakan akan ambil bagian dalam ajang ini.
Ide kompetisi ini berangkat dari besarnya potensi cabang olahraga renang dalam ajang multi event, di mana jumlah nomor yang dipertandingkan sangat banyak dan peluang medali terbuka lebar.
Ajang ini diharapkan menjadi ruang bertanding yang lebih konsisten dan kompetitif bagi atlet usia muda untuk meningkatkan kemampuan teknis, pengalaman bertanding, mental kompetisi serta menjadi i bagian dalam jalur pembinaan atlet.
Baca tanpa iklan