CIO 200 Summit 2026 Jadi Kiprah Sektor Industri di Ekosistem Teknologi Global
Sebanyak 200 pemimpin perusahaan di bidang teknologi dan digital tampil menjadi peserta dan pembicara di ajang Indonesia CIO 200 Summit 2026.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Indonesia kini makin menunjukkan perannya sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem teknologi global.
- Sebanyak 200 pemimpin perusahaan di bidang teknologi dan digital tampil menjadi peserta dan pembicara di ajang Indonesia CIO 200 Summit 2026 di Jakarta.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain memiliki pasar digital yang besar, Indonesia juga memiliki talenta dan pemimpin teknologi yang semakin diakui di tingkat internasional.
Dari transformasi digital, kecerdasan artifisial, hingga kepemimpinan teknologi perempuan, Indonesia mulai menunjukkan perannya sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem teknologi global.
Sebanyak 200 pemimpin perusahaan di bidang teknologi dan digital tampil menjadi peserta dan pembicara di ajang Indonesia CIO 200 Summit 2026 yang berlangsung Rabu, 3 Juni 2026 di Jakarta.
Summit juga dihadiri sejumlah tokoh dan praktisi teknologi nasional maupun internasional sebagai pembicara dan moderator diskusi.
Diantaranya Prof. Onno W. Purbo, David Formula dari BCA, Yessie Yosetya dari XLSMART, Andrew Tirtadjaja (PwC), Retno Kusumawati (Accenture), Gina Virginia (CTBC Indonesia), Sai Prasad Kolluri (Google Cloud), Joseph Lembayung (Darma Henwa), Irvan Bastian Arief, Ph.D (tiket.com).
Hadir pula Goutama Bachtiar dari Cloud Security Alliance, Alexander Kuntoro (MII), Chichi Utami (Paragon Corp), Tiarma Quezonita Simanungkalit (Agung Sedayu Group), serta berbagai pemimpin industri lainnya dari Indonesia maupun mancanegara.
Prof. Onno W. Purbo yang berbagi bagaimana AI mentransformasi cara pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Sementara, David Formula, CIO Bank BCA, membagikan pengalaman Bank BCA dalam melakukan transformasi, termasuk memanfaatkan teknologi AI.
Mereka sepakat teknologi AI menjanjikan perubahan besar bagi setiap organisasi.
Irvan Bastian Arief, VP of Data and AI tiket.com menekankan pentingnya peningkatan produktivitas. “Karena di setiap pekerjaan, pasti ada bagian yang kita senang kerjakan, namun ada bagian yang tidak,” ungkap Irvan.
Selain itu, implementasi AI memang harus dibarengi strategi yang tepat. “Saya melihat,banyak perusahaan yang terpukau dengan AI dan mau segera implementasi,” ungkap Joseph Lembayung, Digital Transformation & IT Director Darma Henwa.
Padahal, implementasi AI membutuhkan transformasi bisnis. “Jadi kita harus bisa menyelaraskan adopsi AI dengan bisnis transformasi tersebut,” tambah Joseph.
Global CIO Forum Indonesia Chapter sendiri merupakan bagian dari komunitas Global CIO Forum, sebuah komunitas kepemimpinan teknologi global dengan lebih dari 50.000 anggota aktif yang tersebar di lebih dari 60 negara selama lebih dari 11 tahun terakhir.
“Komunitas merupakan elemen kunci agar kita dapat bergerak bersama menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Ronak Samantaray, CEO sekaligus salah satu pendiri Global CIO Forum. Dari komunitas, terbuka peluang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman lintas negara.
Hendy Harianto, President Global CIO Forum Indonesia Chapter mengatakan, melalui komunitas ini pihaknya memperkenalkan para pemimpin teknologi Indonesia ke dunia internasional.
"Tahun sebelumnya, ada 8 pemimpin teknologi Indonesia mendapatkan kesempatan hadir dalam ajang World CIO 200 Grand Finale tingkat dunia. Tahun ini, Indonesia menargetkan partisipasi yang lebih besar sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu emerging technology leadership hub di kawasan Asia,” ungkap Hendy.