Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

China Klaim Obat Flu Jepang Efektif Obati Virus Corona

Otoritas medis China mengatakan obat yang digunakan di Jepang untuk mengobati influenza tampaknya efektif pada pasien virus corona.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ifa Nabila
zoom-in China Klaim Obat Flu Jepang Efektif Obati Virus Corona
john Minchillo/AP
Pasien yang diberi obat di Shenzhen berubah negatif dalam rata-rata empat hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas medis China mengatakan obat yang digunakan di Jepang untuk mengobati influenza tampaknya efektif pada pasien virus corona.

Hal tersebut diungkapkan oleh media Jepang pada Rabu (18/3/2020).

Pejabat di Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China, Zhang Xinmin buka suara.

Xinmin mengatakan favipiravir yang dikembangkan oleh anak perusahaan Fujifilm telah memberikan hasil yang mengembirakan dalam uji klinis di Wuhan dan Shenzhen.

Favipiravir, juga dikenal sebagai T-705, Avigan.

Dikutip dari The Guardian, uji klinis itu melibatkan 340 pasien.

"Ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan jelas efektif dalam perawatan," kata Xinmin kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Pasien yang diberi obat di Shenzhen berubah negatif dalam rata-rata empat hari.
Pasien yang diberi obat di Shenzhen berubah negatif dalam rata-rata empat hari. (john Minchillo/AP)
Rekomendasi Untuk Anda

Pasien Berubah Negatif

Lebih lanjut, pasien yang memiliki corona di Shenzhen berubah negatif setelah rata-rata empat hari mengonsumi favipiravir, kata penyiar NHK.

Penyiar NHK menambahkan, dibandingkan dengan pasien yang tidak diberi favipiravir, rata-rata membaik dalam waktu 11 hari.

Selain itu, sinar-X menunjukkan paru-paru pada sekira 91 persen pasien yang diobati dengan favipiravir kondisinya terpantau membaik.

Dibandingkan dengan 62 persen pasien yang tidak menggunakan favipiravir.

Ilustrasi obat-obatan
Ilustrasi obat-obatan ((theevening))

Studi Klinis di Jepang

Secara terpisah, dokter di Jepang menggunakan obat yang sama dalam studi klinis pada pasien virus corona yang mengalami gejala ringan hingga sedang.

Dengan harapan, favipiravir dapat mencegah virus berkembang biak pada pasien.

Baca: UPDATE Kondisi Terkini Budi Karya Sumadi, Pasien Corona Nomor 76

Baca: VIRAL Kakek-Nenek Terpisah karena Corona, sang Suami Lakukan Ini untuk Rayakan 67 Tahun Pernikahan

Baca: Cara Pencegahan Corona: Jangan Sentuh Hidung hingga Cuci Tangan

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas