Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tegaskan Obat Corona Belum Ada, Yurianto: Mencegah Lebih Penting

Yuri menyebut lebih baik melakukan pencegahan virus corona daripada menunggu obat covid-19 ditemukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tegaskan Obat Corona Belum Ada, Yurianto: Mencegah Lebih Penting
freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, pihaknya masih memantau kabar tentang ditemukannya obat covid-19 atau virus corona.

Namun, Yuri menyebut lebih baik melakukan pencegahan daripada menunggu obat ditemukan.

"Pencegahan penyebaran lebih penting dibanding menunggu obat," ungkap Yuri dalam konferensi pers, Kamis (19/3/2020) dilansir siaran langsung Kompas TV.

Yuri menyebut hingga saat ini belum ada obat dan vaksin covid-19 yang secara pasti ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"WHO dengan menghimpun ahli virus di dunia, masih belum mendapat suatu kesepakatan yang bisa dijadikan standar pengobatan dunia terhadap Covid-19," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS: Jubir Penanganan Covid-19 Sebut Orang Positif Corona Tak Berarti Harus Dirawat di RS

Baca: BREAKING NEWS Jumlah Positif Corona di Indonesia 309 Pasien, Ini Sebarannya, DKI Terbanyak

Yuri menyebut, sejumlah negara telah melakukan percobaan untuk menguji obat Covid-19.

Namun, Yuri menegaskan baik obat maupun vaksin secara definitif belum ditentukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hingga saat ini, secara definitif, drag of choice, obat yang dipilih untuk Covid-19 belum didapatkan, demikian juga dengan vaksin, hingga saat ini belum didapatkan," ungkapnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Baca: VIRAL Foto Social Distancing di Bandara Supadio Pontianak, dari Jarak Antrean hingga Tempat Duduk

Sembuh Karena Imun

Yuri juga mengungkapkan, sebagian besar bahkan seluruh kasus positif corona yang sembuh karena memiliki imun yang baik.

"Sebagian besar kasus sembuh bahkan secara keseluruhan didominasi oleh faktor imun yang baik dari pasien," ujar Yuri.

Yuri menyebut masih memantau perkembangan obat Covid-19.

"Semoga bisa ditemukan dalam waktu tidak terlalu lama dan agar kita juga bisa menggunakannya," ungkap Yuri.

Pemeriksaan Secara Masal

Yuri dalam konferensi pers hari ini juga mengungkapkan, pemerintah akan melakukan pemeriksaan secara masal terkait virus corona pada masyarakat.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas