Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Video Pasien PDP Covid-19 Ditolak RS, Ini Komentar Praktisi Kesehatan

Masyarakat sempat dihebohkan oleh video pengakuan seorang pasien diduga positif COVID 19 yang ditolak oleh sebuah rumah sakit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
zoom-in Viral Video Pasien PDP Covid-19 Ditolak RS, Ini Komentar Praktisi Kesehatan
Twitter.com/Bravo_19PAS
Viral Video Pasien Diduga Terjangkit COVID 19 Ditolak RS, Ini Komentar Praktisi Kesehatan 

TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat sempat dihebohkan oleh video pengakuan seorang pasien diduga positif COVID 19 yang ditolak oleh sebuah rumah sakit.

Dalam video singkat tersebut memperlihatkan seorang perempuan bermasker putih menceritakan kondisinya saat berada di sebuah rumah sakit.

Ia mengatkan dirinya termasuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan rumah sakit yang didatangi menolaknya.

"Rumah sakit itu tidak tau ngapain dan gimana. Kita dilepas dan disarankan ke rumah sakit yang besar"

"Di sini disuruh pergi ke rumah sakit lain tidak ada ambulan tidak ada pengawasan," ucapnya.

Baca: Sedang Direnovasi, RS Pertamina Jaya Siap Dipergunakan Awal April untuk Pasien Corona

Video yang tersebar diberbagai platform sontak viral dan menjadi bahan perbincangan warganet.

Praktisi pelayanan kesehatan sekaligus Juru Bicara Rumah Sakit UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, Ph.D mengaku telah mengetahui kejadian tersebut dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya mendapat informasi tentang hal tersebut, sebagai pengurus pusat pimpinan RS Indonesia"

"Bahwa ada kejadian katanya viral saya (orang dalam video, red) positif corona kok, dilepas," kata Tonang, Kamis (19/3/2020).

Baca: Pencegahan Internal COVID-19, bank bjb Berlakukan Work From Home

Seputar Virus Corona
Seputar Virus Corona (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Menanggapi viralnya video tersebut, Tonang memberikan komentarnya.

Ia mengatakan ada sejumlah definisi operasional dalam perawatan pasien corona yang harus dipahami oleh masyarakat.

Ini dikarenakan perbedaan definisi tersebut membedakan tindakan medis yang akan diberikan kepada pasien.

Seperti pasien positif corona, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Jadi ada namanya pasien positif, ada PDP, dan ODP"

"Nah kalau dia (orang dalam video, red) masih masuk dalam posisi sebagai ODP tidak harus rawat inap, dia bisa rawat jalan," tandas Tonang.

Baca: Kronologi Wali Kota Bogor Bima Arya Terpapar Corona, Pulang dari Luar Negeri Diawasi,Tes dan Positif

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas