Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dampak Pandemi Corona, Inggris dan Australia Minta Warganya Tinggalkan Indonesia

Inggris dan Australia meminta warganya segera meninggalkan Indonesia sebelum penerbangan internasional ditangguhkan seiring terus berkembangnya corona

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Dampak Pandemi Corona, Inggris dan Australia Minta Warganya Tinggalkan Indonesia
Twitter Kedubes Inggris dan IG Kedubes Australia
Inggris dan Australia meminta warganya segera meninggalkan Indonesia sebelum penerbangan internasional ditangguhkan akibat pandemi corona, Rabu (1/4/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inggris dan Australia meminta warganya segera meninggalkan Indonesia sebelum penerbangan internasional ditangguhkan seiring terus berkembangnya wabah virus corona atau Covid-19.

Melalui edaran travel advice yang dirilis dalam laman resmi pemerintah Inggris atau gov.uk disebutkan negara mana saja dapat tiba-tiba melakukan penangguhan penerbangan internasional.

"Negara-negara (manapun dapat membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (Covid-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan," tulis pemberitahuan yang dikutip Tribunnews.com, Rabu (1/4/2020).

Baca: Pencegahan Covid-19, Menkumham Yasonna Laoly Usul 300 Napi Korupsi di Atas 60 Tahun Dibebaskan

Pemerintah Inggris mengimbau, warga negaranya segera meninggalkan Indonesia melalui rute komersial yang masih tersedia.

Bahkan, Kedutaan Besar Inggris di Indonesia mengumumkan di akun resmi twitternya terkait ketersediaan penerbangan komersil milik maskapai Belanda rute Bali-Inggris melalui Amsterdam.

"Untuk warga Inggris di Bali dapat memilih opsi penerbangan KLM," unggah Kedubes Inggris.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Kedubes Australia juga meminta warga negaranya segera pulang, sebelum maskapai internasional benar-benar penghentian penerbangan karena ancaman virus corona.

Baca: Cerita Pasien di Semarang yang Sembuh dari Corona: Kuncinya Hidup Sehat dan Dibawa Gembira

Pemerintah Australia menegaskan, sampai saat ini belum ada rencana untuk melakukan penjemputan bagi warga negaranya di luar negeri.

"Jika sedang di Bali, Indonesia ini waktu yang tepat untuk pulang ke Australia. Penerbangan komersial masih tersedia, ambil satu. Jika memilih menetap, maka dipastikan tidak dapat pulang berbulan-bulan ke Australia" tulis travel advice Kedubes Australia dalam laman Instagramnya.

Kedubes juga memberikan anjuran, bagi warganya yang tetap ingin di Indonesia agar memiliki dukungan dan akses layanan kesehatan yang baik.

Baca: 9 Siswa Setukpa Lemdikpol Sukabumi Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati Setelah Mengeluh Demam

"Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah Anda memiliki dukungan dan akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit," lanjut pengumuman itu.

Diketahui, Indonesia telah memutuskan melarang warga negara asing dari seluruh dunia untuk masuk dan transit sementara dalam rangka menekan penyebaran COVID-19.

Aturan itu berlaku mulai 2 April 2020.

1.677 kasus corona di Indonesia

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas