Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Sumut Naikkan Status Tanggap Darurat Covid-19, Ini Alasannya

Pemprov Sumut bersama Gugus Tugas melakukan hal tersebut untuk menekan angka pasien positif Covid-19.

Sumut Naikkan Status Tanggap Darurat Covid-19, Ini Alasannya
Riski Cahyadi/Tribun Medan
Petugas medis membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke dalam ruang infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Status penanggulangan wabah corona di Sumatera Utara terhitung sejak hari ini, Selasa (31/3/2020), naik menjadi tanggap darurat bencana non alam Covid-19.

Pemprov Sumut bersama Gugus Tugas melakukan hal tersebut untuk menekan angka pasien positif Covid-19.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai Selasa, 31 Maret 2020 telah menaikkan status dari siaga darurat bencana non alam COVID19 menjadi tanggap darurat," tutur Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, dr Aris Yudhariansyah. 

Disebutkannya, ini untuk menekan peningkatan status COVID19, Hal ini ditetapkan dalam SK Gubernur Sumatera Utara pada hari Senin 30 Maret tahun 2020.

Baca: Dikira Meninggal Karena Corona, Jasad Pemuda Dari Jakarta Ini 7 Jam Terkatung-katung di Tasikmalaya

Baca: Thailand Laporkan 1.651 Kasus Positif COVID-19 dan 10 Orang Meninggal

Baca: Kecelakaan di Tol Grogol, Sebuah Mobil Terbakar Bersama Pengemudinya

"Alasan status ini berdasarkan beberapa pertimbangan yang paling utama adalah adanya kenaikan ekskalasi orang yang terjangkit virus sehingga dibutuhkan penanganan yang cepat, tepat,nfokus dan terpadu," tegas Aris.

Ia menyebutkan kenaikan ini juga berdasarkan keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nasional.

"Kenaikan status bencana menjadi tanggap darurat juga berdasarkan keputusan Kepala Badan Nasional penanggulangan bencana nomor 13 a tahun 2020 tentang perpanjangan status nasional tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia," tuturnya.

Aris menjelaskan masa waktu status tanggap darurat juga diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

"Selain menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona, pemerintah juga menetapkan perpanjangan masa waktu bencana dari status siaga darurat bencana yang sebelumnya menjadi hingga 29 Mei 2020," tegasnya.

Pasien positif Covid-19 Bertambah

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas