Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Ada Gejala, Karyawan Bank di Sumenep Ini Positif Covid-19

Seorang seorang karyawan bank di Sumenep, Madura, Jawa Timur terkonfirmasi positif virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tak Ada Gejala, Karyawan Bank di Sumenep Ini Positif Covid-19
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi 

3. Belum Jelas Klasternya

Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 Sumenep, dr. Andri Dwi Wahyudi mengaku belum tahu klaster pegawai Bnak Jatim yang terkonfirmasi covid-19.

"Kita belum tahu klasternya," kata dr. Andri Dwi Wahyudi dalam jumpa pers di aula media center penanganan cobid-19 Sumenep, Kamis (30/4/2020) malam.

Pihaknya menyampaikan, saat ini masih mempelajari apakah tranmisi (penerusan) dari kasus Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sebelumnya yang 4 orang telah terkonfirmasi covid-19 atau bukan.

Namun kata dr. spesialis Paru ini tidak menutup kemungkinan tranmisi dari wilayah Pamekasan yang notabene wilayah Kecamatan Pragaan menjadi batas wilayah Kabupaten Sumenep dengan Kabupaten Pamekasan.

"Siapa tahu ? Nasabahnya kan juga banyak dari sana (wilayah Pamekasan). Jadi, pasien nomor 5 ini klasternya belum diketahui," katanya.

Update Virus Corona di Surabaya dan Jatim

Rekomendasi Untuk Anda

Melansir dari lawancovid-19.surabaya.go.id, kasus virus corona atau COVID-19 di Kota Surabaya mengalami peningkatan untuk pasien positif dan pasien sembuh.

Untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin tinggi, Surabaya beserta Sidoarjo dan Gresik menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB Surabaya, PSBB Sidoarjo, dan PSBB Gresik hari ini, Jumat (1/5/2020), sudah memasuki hari keempat.

Pasien positif COVID-19 di Kota Surabaya bertambah 44 kasus sehingga menjadi 438 kasus.

Sebanyak 300 pasien masih dalam masa perawatan, 81 pasien dinyatakan sembuh, sementara 57 pasien telah dinyatakan meninggal dunia.

Dari 438 kasus positif COVID-19, 123 kasus diketahui berada di daerah Surabaya Timur, kemudian 95 kasus berada di Surabaya Selatan.

Surabaya Utara memiliki kasus sebanyak 101, sedangkan Surabaya Barat memiliki 61 kasus.

Daerah di Surabaya yang memiliki jumlah kasus paling rendah berada di Surabaya Pusat dengan jumlah 58 kasus.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas