Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Hak Anak Harus Menjadi yang Utama Jelang New Normal di Dunia Pendidikan

Dalam beberapa hari terakhir, pelaksanaan kebijakan tatanan normal baru ini menimbulkan perdebatan publik.

Hak Anak Harus Menjadi yang Utama Jelang New Normal di Dunia Pendidikan
Warta Kota/Alex Suban
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menilai tatanan normal baru atau new normal adalah keniscayaan dan harus dihadapi oleh semua negara.

Hal itu akan berlangsung sampai ditemukannya vaksin virus corona.

Dalam beberapa hari terakhir, pelaksanaan kebijakan tatanan normal baru ini menimbulkan perdebatan publik.

Perdebatan tersebut berkaitan dengan berbagai kekhawatiran lapisan masyarakat, utamanya kesiapan negara menjamin keamanan penduduk dari penularan Covid-19.

Hal itu juga berpengaruh terutama kepada kaum anak.

Baca: Persib Bandung Tidak Bakal Ditinggal Febri Hariyadi kata Robert Alberts

Baca: Paul Scholes Kehilangan Final Liga Champions Akibat Teriakan Bayi Gelandang Juventus

Baca: Kronologi Lengkap Suami Banting Istri Karena Minta Uang Belanja, Anak Korban Histeris Lihat Ibunya

Jika satuan Pendidikan dibuka kembali pada kalender tahun ajaran baru 2020/2021 yang jatuh pada tanggal 13 Juli 2020.

Para orang tua peserta didik resah, karena data terakhir menunjukkan masih tingginya angka penambahan kasus baru pasien Covid-19.

“Faktanya, anak-anak kita saat ini dihadapkan pada situasi khusus, karena berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari GTPP Covid-19 bahwa persentase anak usia 0-5 tahun dan 6-17 tahun yang terdampak masing-masing sebesar 2,3% dan 5,6% dari keseluruhan orang yang terindikasi positif Covid-19 (Data Gugus Tugas Covid-19 per tanggal 2 Juni 2020).

Halaman
123
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas