Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kebijakan Pembelajaran di Pesantren Bakal Diumumkan Menteri Agama Dua Hari lagi

Plt Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan kepastian mengenai kebijakan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren akan segera diumumkan

Kebijakan Pembelajaran di Pesantren Bakal Diumumkan Menteri Agama Dua Hari lagi
Istimewa
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (11/6/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan kepastian mengenai kebijakan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren akan segera diumumkan.

Pengumuman bakal dilakukan Menteri Agama Fachrul Razi dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

“Terkait kebijakan pesantren, akan disampaikan secara resmi oleh Menag satu, dua hari ke depan,” kata Kamaruddin Amin dalam konferensi pers secara daring, Senin (15/6/2020).

Baca: Usung Konsep Tipis dan Ringan, Lenovo Kenalkan IdeaPad Slim 3 dengan Harga Rp 5 Jutaan

Secara garis besar, Kemenag akan mengedepankan upaya menjaga kesehatan para santri pesantren dan siswa lembaga pendidikan agama lain.

Ia mengimbau penyelenggara pesantren dan santri agar terus mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

"Terus menjaga kebersihan dan hidup sehat," kata Kamaruddin.

Baca: KPK Latih 74 Auditor Kepegawaian BKN Untuk Cegah Jual Beli Jabatan di Lingkungan ASN

Kamaruddin mengimbau agar orang tua berpartisipasi, terlibat dalam membina dan mengarahkan anak-anaknya selama pembelajaran di rumah.

“Meski tidak semaksimal belajar di madrasah dan pesantren, namun pembinaan akhlak dan karakter, serta hubungan komunikasi dengan orang tua harus diarusutamakan, dilanjutkan, agar keberadaan anak di rumah tidak mengurangi pembinaan moral dan akhlaknya," ujar Kamaruddin.

Seperti diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan kegiatan pembelajaran tatap muka atau pembukaan sekolah di wilayah zona hijau.

Halaman
1234
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas