Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Provinsi Dilaporkan Nihil Kasus Baru Positif Covid-19 Hari Ini

Menurut Achmad Yurianto beberapa provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak dibandingkan penambahan kasus positif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in 6 Provinsi Dilaporkan Nihil Kasus Baru Positif Covid-19 Hari Ini
BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (9/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 1.041 pasien, Jumat (19/6/2020).

Kini total pasien positif Covid-19 di Indonesia berjumlah 43.803 orang.

Hari ini dilaporkan ada enam provinsi yang nihil penambahan kasus positif Covid-19.

Kemudian, ada 19 provinsi dengan penambahan kasus di bawah 10.

"Ada 6 provinsi yang melaporkan hari ini tidak ada penambahan kasus baru," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam siaran BNPB.

Baca: Kru Kabin Ungkap Sejumlah Kode Rahasia yang Sering Digunakan saat di Pesawat

Baca: Politikus PKS: Jangan Sampai Temuan KPK Soal Program Kartu Prakerja Tidak Ada Tindak Lanjutnya

Menurut Achmad Yurianto beberapa provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak dibandingkan penambahan kasus positif.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun kesembuhan hari ini sebanyak 551 orang, sehingga total akumulasi kesembuhan berada di angka 17.349 orang.

Adapun 6 provinsi yang melaporkan tak ada penambahan kasus baru positif Covid-19 di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Protokol Jaga Jarak Dapat Turunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 85 Persen

Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan jurnal ilmiah Lancet protokol jaga jarak atau physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85 persen.

Dalam jurnal tersebut menurut dokter Reisa disebutkan bahwa jarak yang aman adalah 1 meter dari satu orang dengan orang lain.

"Ini merupakan langkah pencegahan terbaik bisa menurunkan risiko sampai dengan 85 persen," kata Dokter Reisa di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Baca: Viral Penjual Gorengan Cantik, Bantu Orangtua hingga Isi Waktu Luang setelah Di-PHK Akibat Corona

Menurutnya, protokol jaga jarak sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 paling efektif menurunkan transmission rate atau angka penularan.

Terutama, ketika berada di ruang publik, seperti transportasi umum.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas