Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Covid-19 di Indonesia 22 Juni: Bertambah 954, Total Kasus Positif Corona Kini 46.845

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hari ini bertambah 954 kasus baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Update Covid-19 di Indonesia 22 Juni: Bertambah 954, Total Kasus Positif Corona Kini 46.845
BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (9/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan jumlah pasien positif corona di Indonesia, Senin (22/6/2020)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hari ini bertambah 954 kasus baru.

"Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 954 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 46.845 orang," ujar Achmad Yurianto dalam siaran BNPB, Senin (22/6/2020).

Baca: Kemendikbud: 60 Persen Guru Belum Miliki Kecakapan Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Digital

Selain itu, Achmad Yurianto pun mengatakan bila saat ini ada 18.735 pasien yang suah dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 331 orang.

"Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 2.500 orang setelah penambahan 345 orang," katanya.

Baca: LINK Pengumuman Hasil PPDB Jabar, SMA/SMK dan SLB, Cek Namamu di Sini

Seperti diketahui, pada Minggu (20/6/2020) kemarin, kasus positif Covid-19 totalnya sebanyak 45.891 kasus.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, jumlah pasien sudah sembuh menjadi 18.404 orang.

Adapun total pasien meninggal dunia sejumlah 2.465 orang.

Protokol Jaga Jarak Dapat Turunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 85 Persen

Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan jurnal ilmiah Lancet protokol jaga jarak atau physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85 persen.

Dalam jurnal tersebut menurut dokter Reisa disebutkan bahwa jarak yang aman adalah 1 meter dari satu orang dengan orang lain.

"Ini merupakan langkah pencegahan terbaik bisa menurunkan risiko sampai dengan 85 persen," kata Dokter Reisa di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Baca: Viral Penjual Gorengan Cantik, Bantu Orangtua hingga Isi Waktu Luang setelah Di-PHK Akibat Corona

Menurutnya, protokol jaga jarak sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 paling efektif menurunkan transmission rate atau angka penularan.

Terutama, ketika berada di ruang publik, seperti transportasi umum.

Sebagaimana diketahui virus SARS-CoV-2 menular atau ditularkan melalui droplet atau percikan air liur.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas