Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Upayakan Mitigasi Secara Maksimal Saat Sekolah Kembali Buka Dimasa Kenormalan Baru

Penutupan kegiatan belajar sekolah ini perlu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Upayakan Mitigasi Secara Maksimal Saat Sekolah Kembali Buka Dimasa Kenormalan Baru
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Guru memantau tatap muka Kepala Sekolah, Wali Kelas dengan wali murid melalui video confrence dalam pembagian rapor online, Kamis (25/6). Video confrence disela pembagian rapor online itu sebagai evaluasi pembelajaran daring antara pihak sekolah dengan orang tua siswa atau wali murid. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) melalui Southeast Asian Ministry of Education Organization - Regional Center for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON)/Pusat Kajian Gizi Regional UI meluncurkan policy brief terkait Pembukaan Kembali Aktivitas Sekolah di Indonesia. 

Di awal tahun 2020, pandemi Covid-19 memaksa banyak negara untuk melakukan pembatasan sosial, baik penutupan kegiatan bisnis dan maupun kegiatan belajar tatap muka di sekolah

Penutupan kegiatan belajar sekolah ini perlu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19

Jelang dibukanya tahun ajaran baru, opini publik mulai bergulir. Ada yang setuju, namun tidak sedikit pula yang menyangsikan pembukaan sekolah.

Kekhawatiran mengenai tindakan pencegahan yang bisa dilakukan saat anak berada di sekolah membuat sebagian besar orangtua masih ada yang berharap bahwa metode pembelajaran jarak jauh tetap dilakukan.

Wakil Rektor UI Bidang Riset dan Inovasi, Prof Abdul Haris menyampaikan pembukaan kembali sekolah merupakan keputusan yang kompleks dan membutuhkan banyak pertimbangan dan keahlian. 

Oleh sebab itu, UI melalui Pusat Kajian Gizi Regional UI berusaha memberikan sumbangsih pemikiran dengan mengadakan diseminasi yang menghadirkan para penyusun policy brief dan penyampai materi.

Baca: Malaysia akan Buka Sekolah pada 15 Juli, Siapkan 3 Opsi bagi Murid

"Kontribusi UI berupa rekomendasi kebijakan bagi pemerintah, terkait pembukaan sekolah kembali di Indonesia," kata Abdul Haris dalam keterangannya, Kamis (2/7/2020).

Diseminasi policy brief dipaparkan langsung oleh tim penyusun yaitu, dr. Grace Wangge (SEAMEO RECFON/Pusat Kajian Gizi Regional UI) dan dr. Ahmad Fuady (Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, FKUI), serta diisi oleh para penanggap yaitu, Sri Wahyuningsih (Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Kemendikbud RI), Prof. Juntika Nurihsan (Universitas Pendidikan Indonesia), serta Rose Mini Agoes Salim(Fakultas Psikologi UI), serta dimoderatori oleh Direktur DISTP UI, Ahmad Gamal.

Dalam paparannya, tim penyusun menjelaskan bahwa upaya pembatasan jarak fisik pada kelompok usia ini seringkali berfokus pada penutupan sekolah yang secara tidak langsung juga memiliki dampak di luar risiko kesehatan yang harus dimitigasi secara paripurna. 

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas