Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

239 Ilmuwan Klaim Virus Corona Bersifat Airbone, Mampu Menular Lewat Udara

Sebanyak 239 ilmuwan dari 32 negara berbeda mengklaim bahwa virus corona mampu menular secara airbone.

239 Ilmuwan Klaim Virus Corona Bersifat Airbone, Mampu Menular Lewat Udara
CNN
Ilustrasi Coronavirus. Setelah 7 karyawan sebuah pusat grosir di Sleman Yogyakarta positif covid-19, pengunjung lakukan tes rapid massal. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 239 ilmuwan dari 32 negara berbeda mengklaim bahwa virus corona mampu menular secara airbone.

Airbone atau airbone disease adalah penyakit yang menular atau menyebar melalui udara.

Sehingga seseorang bisa terinfeksi virus tersebut hanya karena menghirup udara yang tercemar patogen.

Melalui surat terbuka, ke-239 ilmuwan ini menjabarkan bukti yang menunjukkan bahwa partikel virus yang lebih kecil bisa menginfeksi manusia.

Baca: Manfaat Eucalyptus, Bahan Pokok Kalung Antivirus Corona: Redakan Batuk hingga Cegah Gigitan Nyamuk

Baca: Pasien Corona di Pamekasan Tolak Diisolasi, Malah Tuduh Covid-19 Hanya Proyek Memperkaya Dokter

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Airlangga (Unair), Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/7/2020). UTBK yang diikuti 31.242 peserta itu selain memberlakukan protokol kesehatan juga mewajibkan peserta menunjukkan surat keterangan hasil rapid test guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Surya/Ahmad Zaimul Haq
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Airlangga (Unair), Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/7/2020). UTBK yang diikuti 31.242 peserta itu selain memberlakukan protokol kesehatan juga mewajibkan peserta menunjukkan surat keterangan hasil rapid test guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Surya/Ahmad Zaimul Haq (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Mereka menghimbau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi klaim penularan Covid-19 via droplet.

Rencananya para pakar atau ilmuwan ini berencana menerbitkan bukti airbone dalam jurnal ilmiah minggu depan.

Dikutip dari Science Times, WHO sebelumnya mengatakan virus corona menyebar melalui droplet atau tetesan dari batuk maupun bersin orang terinfeksi.

Selain itu, organisasi kesehatan itu mengatakan virus akan menghilang di udara dengan cepat karena partikelnya besar.

Namun kini banyak ilmuwan yang meyakini bahwa SARS-CoV-2 itu dapat mengudara.

Artinya partikel virus bisa menetap di udara dan di dalam ruangan.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas