Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Digunakan Pada Akhir Tahun Ini

Kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan China Nasional Pharmaceutical Group (Sinopharm) siap untuk digunakan secara umum pada akhir tahun ini.

Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Digunakan Pada Akhir Tahun Ini
Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP
Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Kandidat vaksin virus corona atau Covid-19 yang dikembangkan China Nasional Pharmaceutical Group (Sinopharm) siap untuk digunakan secara umum pada akhir tahun ini.

Ini memberikan harapan baru, dimana sebelumnya vaksin tersebut diperkirkan akan mulai tersedia pada 2021.

Demikian media lokal China melaporkan, Rabu (22/7/2020).

Pimpinan Sinopharm Liu Jingzhen mengatakan kepada penyiar CCTV, pihaknya akan menyelesaikan uji klinis tahap akhir pada manusia dalam waktu sekitar tiga bulan.

Baca: Indonesia Urutan 3 Dunia, Negara Terbanyak Tambahan Pasien Meninggal Covid-19 per 23 Juli 2020

Unit Sinopharm, China Nasional Bioec Group (CNBG), yang bertanggung jawab untuk dua proyek vaksin corona, mengatakan suntikan uji coba mungkin tidak siap sampai setidaknya 2021.

Hal itu disebabkan, karena kurangnya kasus baru, membuat China kesulitan dalam melakukan uji klinis.

Namun sejak itu China menemukan tempat percobaan alternatif di luar negeri, mengatasi beberapa rintangan yang dihadapi dalam perlombaan dunia untuk menghasilkan vaksin Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 600.000 orang secara global.

Baca: 4 Hal yang Perlu Diketahui terkait Vaksin Covid-19, Fase Uji Coba hingga Kapan Siap Diedarkan

Suntikkan eksperimental sinopharm telah memasuki uji klinis tahap III yang melibatkan sekitar 15.000 peserta dan dua jenis vaksin di Uni Emirat Arab.

Kandidat vaksin lain, yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac Biotech menggunakan teknologi yang sama.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas