Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Corona Indonesia 24 Agustus: 155.412 Kasus Positif, 111.060 Sembuh, 6.759 Meninggal

Berikut update data penanganan kasus Corona (Covid-19) di Indonesia per Senin, 24 Agustus 2020.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Sri Juliati
zoom-in Update Corona Indonesia 24 Agustus: 155.412 Kasus Positif, 111.060 Sembuh, 6.759 Meninggal
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Berikut update data penanganan kasus Corona (Covid-19) di Indonesia per Senin, 24 Agustus 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus konfirmasi positif Corona (Covid-19) di Indonesia masih mengalami peningkatan.

Dikutip dari laman resmi covid19.go.id, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 1.877 kasus per Senin (24/8/2020).

Saat ini, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 155.412 kasus. 

Sebelumnya, Minggu (23/8/2020), total kasus positif Covid-19 di Indonesia berjumlah 153.535 kasus. 

Baca: Jokowi Perintahkan Menko PMK Pantau Ketat Penyaluran Beragam Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Corona

Sementara itu, pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga mengalami peningkatan.

Total kasus kematian akibat Covid-19 kini telah mencapai 6.759 kasus.

Sebelumnya, total kasus kematian berjumlah 6.680 orang.

Kabar baiknya, pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh bertambah menjadi 111.060 orang, dari yang sebelumnya berjumlah total 107.500 orang.

Rekomendasi Untuk Anda

Artinya, terdapat tambahan 3.560 pasien Covid-19 yang sembuh hari ini.

Tips Mencegah Penularan Corona Melalui Udara di Ruang Tertutup

Dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan, terdapat 6 cara untuk mencegah risiko penularan Covid-19 melalui udara di ruang tertutup.

Reisa menjelaskan, berdasarkan pernyataan resmi WHO pada 9 Juli 2020, transmisi atau penularan Virus Corona terjadi terutama melalui percikan atau buliran air liur atau droplet.

Penularan terjadi baik secara langsung, tidak langsung, ataupun kontak dekat.

Sementara itu, transmisi melalui udara juga dapat terjadi pada tindakan yang menghasilkan aerosol.

Baca: Ilmuwan SAGE Inggris: Virus Corona akan Selamanya Bersama Kita

"Transmisi lewat udara dapat terjadi pada prosedur yang menimbulkan aerosol, seperti di fasilitas kesehatan, yakni melalui bronkoskopi, intubasi trakea, pemberian tekanan pada dada saat resustasi jantung, dan kegiatan serupa lainnya," terang Reisa, Selasa (14/7/2020) sore.

Selain itu, Reisa menambahkan, Covid-19 juga dapat menular di udara melalui percikan air liur atau droplet yang dikeluarkan ketika seseorang batuk, bersin, berbicara, atau bahkan bernyanyi.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Dokter Reisa saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta (8/7/2020).
Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Dokter Reisa saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta (8/7/2020). (istimewa/media center Gugus Tugas Nasional/Toto Satrio)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas