Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ini Pesan Ibnu Hajar Al Asqalani Saat Hadapi Wabah dalam Sejarah Islam Ratusan Tahun Silam

Seorang Ahli Hadits, Ibnu Hajar al-'Asqalani mengungkap wabah dalam sejarah Islam ratusan tahun lalu, anjurkan protokol kesehatan seperti saat ini.

Ini Pesan Ibnu Hajar Al Asqalani Saat Hadapi Wabah dalam Sejarah Islam Ratusan Tahun Silam
EPA via AlJazeera
ILUSTRASI Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan - Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang Ahli Hadits, Ibnu Hajar al-Asqalani (1372-1449) menulis buku berjudul Kitab Wabah dan Taun Dalam Islam.

Dalam buku yang diterbitkan kembali oleh Turos Pustaka ini, Ibnu Hajar al-Asqalani yang dikenal Al Hafiz mengungkap wabah dalam sejarah Islam ratusan tahun silam.

Dalam buku tersebut, Ibnu Hajar menganjurkan protokol kesehatan yang sama seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Luqman Hakim Arifin, selaku CEO Rene Turos Indonesia (Penerbit Turos Pustaka) dalam tayangan OASE: Membedah Kitab Wabah dalam Sejarah Islam bersama Tribunnews, Kamis (4/9/2020).

Menurut Luqman, ada beberapa hal menarik yang akhirnya membuat seorang Ibnu Hajar menyelesaikan kitab ini.

Seperti 'kesalahpahaman' yang terjadi di masa silam saat masyarakat Mesir menghadapi wabah.

OASE: Membedah Kitab Wabah dalam Sejarah Islam bersama Tribunnews.
Luqman Hakim Arifin, CEO Rene Turos Indonesia dan Penerjemah Kitab Wabah dan Taun dalam Islam Ustaz Fuad Saifudin dalam tayangan OASE: Membedah Kitab Wabah dalam Sejarah Islam bersama Tribunnews, Kamis (4/9/2020).

Baca: Satgas Covid-19 Beberkan Upaya dan Capaian Menekan Persebaran Virus Corona di Indonesia

"Tetapi apa yang akhirnya membuat beliau menulis buku tentang pandemi ini, ketika masyarakat di Mesir pada saat itu keluar rumah berkumpul di luar untuk melakukan semacam pengajian atau sholat."

"Bagi Ibnu Hajar itu sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah dan tidak sesuai juga dengan Al-quran," tutur Luqman.

"Disitulah saat Ibnu Hajar merasa perlu menyelesaikan bukunya itu," ungkap Luqman dalam tayangan bersama Tribunnews ini.

Selain itu, Luqman pun membeberkan alasan mengapa dirinya menerbitkan buku karangan Ibnu Hajar.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Inza Maliana
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas