Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Bisakah Vaksin Covid-19 Diberikan secara Gratis? Ini Penjelasan Bio Farma

Corporate Secretary PT. Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut ada kemungkinan jika vaksin ini diberikan tanpa biaya.

Bisakah Vaksin Covid-19 Diberikan secara Gratis? Ini Penjelasan Bio Farma
Tribunnews.com/Reza Deni
Corporate Secretary PT. Bio Farma Bambang Heriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang vaksin Covid-19 Sinovac, Cina yang dinanti-nantikan masyarakat luas, ada pertanyaan lain di seputarnya: berapa harga vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma tersebut?

Corporate Secretary PT. Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut ada kemungkinan jika vaksin ini diberikan tanpa biaya.

"Kalau nanti vaksinnya gratis, ini nanti enggak usah ditanya harganya," kata Bambang dalam dialog publik dibkanal Youtube BNPB, Senin (19/10/2020).

Bambang mengatakan pihaknya tak ingin memberatkan pemerintah soal vaksin Sinovac ini.

Namun, untuk kisaran harga, Bambang berujar vaksin Sinovac berada di angka Rp200 ribu.

ILUSTRASI VAKSIN: Vaksin Sinovac Biotech, salah satu dari 11 perusahaan China yang disetujui untuk melakukan uji klinis vaksin virus corona potensial, ditampilkan pada konferensi pers selama tur media di sebuah pabrik di Beijing pada 24 September 2020 .
ILUSTRASI VAKSIN: Vaksin Sinovac Biotech, salah satu dari 11 perusahaan China yang disetujui untuk melakukan uji klinis vaksin virus corona potensial, ditampilkan pada konferensi pers selama tur media di sebuah pabrik di Beijing pada 24 September 2020 . (WANG ZHAO / AFP)

"Itu yang vaksin datang dari Sinovac, kemudian dilakukan proses produksi di Bil Farma. Itu masih kurang lebih ya (Rp200 ribu), mudah-mudahan bisa lebih murah lagi," kata Bambang.

Baca juga: Agar Penanggungjawab Jelas, Vaksin Gratis Diurus Menkes, Vaksin Mandiri Diurus Menteri BUMN

Di kesempatan yang sama, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab tak jauh berbeda. Pemerintah, dikatakan Wiku, tak ingin memberatkan masyarakat.

"Sebagai satu bangsa, kita harus gotong royong. Nanti pemerintah akan mementiman bagaimana skema pembiayaannya, apakah dari pemerintah, masyarakat, ata campuran," kata Wiku.

"Tapi yang jelas, prinsipnya kita ingin memberikan perlindungan yang terbaik untuk masyarakat, dan itu salah satunya melalui vaksinasi ini," katanya.

Lebih dari itu, Wiku menekankan bagaimana pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan meski vaksin Covid-19 akan datang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas