Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Luncurkan Inovasi Tingkatkan Kediplinan Protokol Kesehatan

Satgas Penanganan Covid-19 meluncurkan sebuah inovasi baru dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Satgas Covid-19 Luncurkan Inovasi Tingkatkan Kediplinan Protokol Kesehatan
Tribunnews/HO/Satgas Penanganan Covid-19/Aulia Rachman
Suasana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terkait kesiapan protokol kesehatan menyambut libur panjang, Senin (26/10/2020). Adanya libur panjang yang merupakan gabungan libur Maulid Nabi Muhammad SAW, libur akhir pekan, dan cuti bersama pada 28 Oktober-1 November 2020 ini, menyebabkan terjadinya lonjakan jumlah calon penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi peningkatan penyebaran Covid-19, PT KAI pun menyiapkan protokol kesehatan sebaik mungkin. Selain kewajiban mengenakan masker, PT KAI juga mengadakan layanan rapid test di stasiun, menyediakan sejumlah tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengukur suhu tubuh, dan juga berbagai petunjuk untuk menjaga jarak fisik. Tribunnews/HO/Satgas Penanganan Covid-19/Aulia Rachman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meluncurkan sebuah inovasi baru dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Koordinasi Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut inovasi dari bidang Data dan IT dan Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19.

Sistem ini dikenal sebagai "Sistem Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Monitoring Perubahan Perilaku".

Sistem ini dirancang untuk menghasilkan data yang realtime, terintegrasi, sistematis, interoperabilitas, dan sistem yang melibatkan koordinasi antar lintas sektor.

Hal itu disampaikan Wiku saat memberikan keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Selasa (27/10/2020).

"Melalui sistem ini, petugas di lapangan dapat memasukkan berbagai data terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat di lokasi-lokasi pengawasan secara real time," kata Wiku.

Baca juga: Banyak Daerah yang Awalnya Tanpa Kasus Covid-19 Kini Zona Oranye dan Kuning, Satgas: Jangan Lengah

Baca juga: Satgas Covid-19 Ingatkan Perayaan Kegiatan Keagaaman Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut per 13 Oktober 2020 ada 4.777 kasus sembuh.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut per 13 Oktober 2020 ada 4.777 kasus sembuh. (Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional)

Data yang dimasukkan para petugas di lapangan, akan diolah menjadi data statistik untuk mengetahui lokasi atau area terbanyak dengan lokasi geografisnya, dan menemukan pelanggaran protokol kesehatan.

Data statistik itu nantinya dapat digunakan untuk mengoptimalisasi pelaksanaan operasi yustisi.

Wiku menjabarkan, salah satu fitur yang terdapat dalam sistem BLC Perubahan Perilaku ialah kuesioner untuk melaporkan kerumunan yang terjadi dan juga memonitor kepatuhan individu dan institusi terhadap protokol kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas