Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pro Kontra Rizieq Shihab

Klaster Petamburan Aparat Gagal Temui Rizieq Shihab, Berikut Pernyataan FPI

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI menggelar rapid test massal bagi warga Petamburan, Jakarta Pusat.

Klaster Petamburan Aparat Gagal Temui Rizieq Shihab, Berikut Pernyataan FPI
Tribunnews/Jeprima
Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan oleh anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya menggunakan kendaraan water cannon di sekitar Markas Front Pembela Islam (FPI), di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). Penyemprotan dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB menggunakan sejumlah kendaraan water cannon dari berbagai sisi jalan. Kegiatan itu sebagai komitmen Polda Metro Jaya untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) setelah ditemukan adanya beberapa warga yang terpapar Covid-19 seusai menghadiri acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan anak Rizieq Shihab yang diselenggarakan di kawasan tersebut. Tribunnew/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rapid test ini dilakukan setelah pengumuman Satgas Covid-19 yang menyebutkan muncul klaster baru yaitu klaster pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan.

Paling tidak ada tujuh orang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menghadiri perta pernikahan tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya menyediakan 1.000 alat rapid per harinya guna melacak penyebaran Covid-19.

"Hari ini kami siapkan seribu alat tes, kalau besok juga demikian ada seribu. Ini diperuntukan bagi semua warga yang berada di Kelurahan Petamburan," ucapnya, Minggu (22/11/2020).

Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengimbau kepada seluruh warga Petamburan untuk mengikuti kegiatan ini.

Tujuannya agar mata rantai penularan Covid-19 di ibu kota dapat segera diatasi.

Baca juga: Selain Lurah Petamburan, Kapolsek Tanah Abang dan Wakilnya Juga Positif Covid-19

"Ini imbauan keras dengan cara dibujuk, jangan diancam-ancam, orang mau sehat ko diancam. Ya dikasih tahu jangan ditakut-takutin masyarakat, dikasih tahu manfaatnya," ujarnya.

Selain itu, Fadil mengatakan, pihaknya juga bakal melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara rutin di tempat umum hingga rumah-rumah warga.

"Kami akan tawarkan dari rumah ke rumah, saya sudah sampaikan ke ketua RW, kalau ada warganya yang mau disemprot kami akan semprot enggak usah khawatir, gratis enggak pakai bayar," tuturnya.

Baca juga: Rapid Test Covid-19 yang Digelar di Dekat Rumah Rizieq Shihab Sepi Peminat

Sementara itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI Saleh Mustafa mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya pihaknya dalam mengatasi penularan Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas