Menkes: Ada Empat Skema Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Pelayanan Publik
Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi kepada petugas pelayanan publik ada empat skema pelayanan yang sedang disiapkan.
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi kepada petugas pelayanan publik ada empat skema pelayanan yang sedang disiapkan.
Diketahui sejak Rabu kemarin, vaksinasi tahap kedua dimulai, diawali dengan vaksinasi massal pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Diharapkan, melalui skema massal seperti di Pasar Tanah Abang cakupan penyuntikan lebih cepat dan lebih banyak.
Pertama, penerima vaksin dapat langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta.
Baca juga: Kementerian Agama Telah Daftarkan 158 Ribu Calon Jemaah Haji untuk Program Vaksinasi Covid-19
Kedua, pemberian vaksin akan dilaksanakan di kantor-kantor atau tempat sasaran vaksinasi bekerja.
Ketiga, pemberian dilakukan di tempat keramaian, serta yang keempat melalui penyuntikan massal di suatu tempat.
"Keempat model ini akan kita atur tergantung jenis pekerjaanya, bagaimana petugas publik itu menghadapi masyarakat dalam pekerjaannya sehari-hari," ujar Budi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pasar Tanah Abang, Rabu (17/2/2021).
Baca juga: Rekomendasi Disinfektan dan Hand Sanitizer untuk Cegah Penularan Covid-19
Diketahui, vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan rampung pada Mei mendatang. Total sasaran vaksinasi sebanyak 38.513.446 orang.
Berikut rincian pekerja publik yang menerima vaksin Covid-19 :
1. Tenaga pendidik, guru, dan dosen sebanyak 5.057.582 orang.
2. Pedagang pasar sebanyak 4.012.232 orang
3. Tokoh agama dan penyuluh agama sebanyak 66.831 orang.
4. Wakil rakyat sebanyak 20.231 orang.