Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

RS Carolus Bersama Kanisius Jadi Bagian Penting Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Salah satu elemen penting dalam pelaksanaan vaksinasi di Kolese Kanisius sebagaimana juga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tempat-tempat lainnya

RS Carolus Bersama Kanisius Jadi Bagian Penting Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19
Ist
Direktur Utama RS Carolus, dr JB Endrotomo S., SpOT (tengah) didampingi oleh anggota Komite Pengarah kegiatan vaksinasi Covid-19 Keluarga Besar Kolese Kanisius, Irlan Suud (kiri) dan Rimbo Bawono (kanan). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Hingga kemarin (16/3/2021)  pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kolese Kanisius Jakarta yang dimotori oleh Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64) dan elemen Keluarga Besar Kolese Kanisius sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Canisius College  Alumni Day (CCAD) 2021 telah memasuki gelombang kedua penyuntikan pertama.

"Gelombang pertama telah sukses dilaksanakan pada tanggal 8, 9, 10, 12 dan 13 Maret yang lalu dengan realisasi jumlah akseptor mencapai hampir 2500 lansia. Sedangkan gelombang kedua penyuntikan pertama yang dilaksanakan mulai Selasa 16 Maret hingga Kamis 18 Maret mendatang (3 hari) menargetkan jumlah akseptor sebanyak 2000 lansia," ungkap Ketua Panitia Irlan Suud kemarin (16/3/2021) kepada Tribunnews.com.

Salah satu elemen penting dalam pelaksanaan vaksinasi di Kolese Kanisius sebagaimana juga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tempat-tempat lainnya adalah kesigapan para tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat di dalamnya.

Mereka terdiri atas para dokter dan perawat atau bidan. Dalam kegiatan vaksinasi di Kolese Kanisius, para nakes berasal dari Rumah Sakit (RS) Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Selain itu ada pula para dokter yang tergabung dalam komunitas Canimed (komunitas alumni Kanisius yang berprofesi sebagai dokter) turut menyumbangkan tenaga mereka dalam kegiatan ini.

Dr. dr. J.C. Prihadi, SpU salah seorang perwakilan dari RS Carolus menyatakan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi di Kolese Kanisius ini sehari-harinya ada 10 orang dokter yang bertugas di ruang screening (ruang pemeriksaan kesehatan sebelum akseptor disuntik vaksin), kemudian 7 orang perawat yang bertugas melakukan penyuntikan di ruang vaksinasi lalu 3 sampai 5 orang dokter yang bertugas di ruang observasi setelah akseptor mendapat suntikan vaksin.

Selain itu ada satu orang dokter dan satu orang perawat yang bertugas di ICU mini. Ruangan-ruangan tersebut memanfaatkan kelas-kelas dan sport hall (khusus untuk ruang observasi) di lingkungan sekolah Kanisius.

Baca juga: Menkes: Terima Kasih Kepada Kanisius Bantu Program Vaksinasi Pemerintah

“Jadi totalnya ada 32 dokter dan 20 orang perawat atau bidan yang bertugas secara bergiliran menangani pelaksanaan vaksinasi ini,” papar pria yang akrab disapa dok. Pri ini. Pri adalah lulusan Kolese Kanisius tahun 1988.

Sementara itu Direktur Utama RS Carolus, dr. JB Endrotomo S., SpOT (alumni Kanisius angkatan 1985) yang ditemui di lokasi kegiatan menyatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi yang dikendalikan oleh para nakes dari RS Carolus ditambah dengan komunitas Canimed sejauh ini telah berjalan dengan baik.

“Saya kira ini adalah salah satu contoh atau model yang memang kita harapkan bersama dan semua berjalan dengan baik. Dan memang kita dari rumah sakit (Carolus) mempunyai komitmen besar menjadi bagian penting dan berperan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” ungkap dr. JB Endrotomo.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas