Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dipuji Pakar Epidemiologi setelah Angka Testing Covid-19 Meningkat

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendapat pujian setelah berhasil meningkatkan angka testing Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Menkes Budi Gunadi Sadikin Dipuji Pakar Epidemiologi setelah Angka Testing Covid-19 Meningkat
Sekretariat Presiden /capture video
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendapat pujian setelah berhasil meningkatkan angka testing Covid-19 di Indonesia.

Pujian tersebut dilontarkan pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dr Windhu Purnomo.

"Memang (testing) naik, RT-PCR dan TCM dua minggu lebih sudah di atas batas minimum, bagus itu," ungkap Windhu kepada Tribunnews.com, Selasa (6/7/2021).

Hal itu, disebut Windhu tak lepas dari peran Menkes Budi Sadikin.

"Kemenkes bagus, saya seneng dengan Menteri (Kesehatan) sekarang."

"Dia mau meningkatkan jumlah testing sampai 10 kali lipat, sudah mulai benar caranya," ungkap Windhu.

Dr dr Windhu Purnomo
Dr dr Windhu Purnomo (Surya)

Baca juga: Menkes Prediksi Herd Immunity Bisa Tercapai pada Bulan November 2021, Tapi Tergantung Jumlah Vaksin

Windhu menyebut, semakin masif testing dan tracing dilakukan, semakin terlihat pula kasus penularan yang sebenarnya terjadi di masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, ia meminta masyarakat tidak terlalu panik dengan lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini.

Masyarakat diminta lebih dalam melihat data yang ada, terutama mengenai jumlah testing dan tingkat positif atau positivity rate.

"Dengan peningkatan testing menjadi bagus, semakin banyak kasus yang bisa dideteksi sehingga bisa langsung ditangani," ungkap Windhu.

Windhu meminta agar masyarakat juga melihat jumlah testing yang dilakukan melalui RT-PCR dan TCM.

Baca juga: Panduan Mengatasi Covid-19: Gejala dan Perawatan, Protokol Isoman, Cara Tingkatkan Saturasi Oksigen

Sementara untuk swab antigen, Windhu menyebut tes itu hanya sebagai screening.

"Keadaan begini jangan cuma kasus yang dilihat, tapi yang dilihat positivity rate."

"Itu yang dilihat, jangan missleading hanya jumlah kasus," ungkap Windhu.

Termasuk, lanjut Windhu, saat kasus Covid-19 mulai turun.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas