Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jawa Barat Jadi 'Penyumbang' Kasus Harian Positif Covid-19 Tertinggi Hari Ini

Jawa Barat (Jabar) kini menjadi provinsi tertinggi angka harian tambahan kasus positif Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Jawa Barat Jadi 'Penyumbang' Kasus Harian Positif Covid-19 Tertinggi Hari Ini
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi: Petugas medis saat akan membawa sejumlah warga yang diduga terpapar virus covid-19 menggunakan Bus Sekolah menuju ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/01/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Jawa Barat (Jabar) kini menjadi provinsi tertinggi angka harian tambahan kasus positif Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, kasus harian di Jabar mencapai 7.287 kasus, Senin (19/7/2021).

Sebelumnya kasus tertinggi Covid-19 seringkali ditempati DKI Jakarta.

Seperti yang terjadi pada Minggu (18/7/2021) kemarin dengan 9.128 kasus.

Tambahan kasus harian Covid-19 Jakarta kini turun menjadi 5.000 kasus.

Selain Jabar dan DKI, tiga provinsi tertinggi lainnya yakni Jawa Timur 4.423 kasus, Jawa Tengah 4.042 kasus, Banten 2.166 kasus.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu provinsi yang paling rendah tambahan kasusnya yakni Maluku Utara 92 kasus, Sulawesi Utara 70 kasus, Papua Barat 70, Sulawesi Barat 62 kasus, dan Aceh 11 kasus.

Baca juga: Angka Kematian Harian Covid-19 Indonesia Catat Rekor Baru Tambah 1.338 Kasus, Tertinggi Jawa Timur

Secara nasional penambahan jumlah kasus Covid-19 pada hari Senin ini sebanyak 34.527 kasus.

Sehingga, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 2.911.733 kasus, dengan total kasus aktif sebanyak 542.938 kasus.

Sementara itu, untuk kasus kesembuhan, DKI Jakarta tertinggi dengan 12.674 kasus, kemudian Jawa Barat 5.218 kasus, Jawa Tengah 3.668 kasus, Jawa Timur 2.865 kasus, dan DI Yogyakarta 1.335 kasus.

WHO Antisipasi Munculnya Varian Baru

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara saat ini berpotensi memunculkan varian corona baru.

"Pandemi belum selesai," kata Profesor Didier Houssin, ketua Komite Darurat COVID-19 WHO pada Kamis (15/7/2021), dikutip dari ABC News

Lonjakan infeksi dan kematian Covid-19 secara global menyoroti tantangan lebih lanjut dari pandemi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas