Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

PPKM Level 4 Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Angka Kasus Covid-19 Dalam 7 Hari Terakhir

Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 untuk Jawa-Bali akan berakhir ini, Senin (2/8/2021). Masyarakat masih menunggu keputusan pemerintah selanjutnya.

PPKM Level 4 Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Angka Kasus Covid-19 Dalam 7 Hari Terakhir
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana penyekatan di Jalan Jendral Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, tampak lengang dan pengendara tidak begitu signifikan melintasi pembatasan pada Hari Minggu (1/8/2021). Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Jakarta berlaku hingga 2 Agustus 2021. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraja) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 untuk Jawa-Bali akan berakhir ini, Senin (2/8/2021).

Masyarakat pun menunggu kebijakan pemerintah selanjutnya setelah pelaksanaan PPKM level 4 dan 3 di Jawa-Bali.

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 selama delapan hari, Minggu (25/7/2021)

Perpanjangan PPKM Level 4 tersebut berlangsung dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021.

"Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021," kata Jokowi dalam pernyataan pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (25/7/2021) lalu.

Dalam pelaksanaan PPKM level 4, pemerintah melonggarkan sejumlah aktivitas ekonomi masyarakat.

Pelonggaran tersebut di antaranya yakni pasar rakyat non kebutuhan sehari-hari dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Baca juga: PPKM Level 4 di Jakarta Berakhir Hari Ini, Berikut Fakta Terkini Kasus Covid-19 di DKI Menurut Anies

Namun, pasar tersebut dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 15.00 waktu setempat.

"Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimum 50 persen, sampai pukul 15.00. Di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh Pemda," kata Jokowi.

Selain itu, relaksasi juga dilakukan untuk warung makan seperti warteg, warung makan kaki lima, serta lapak jalanan di ruang terbuka, kini dapat makan di tempat alias dine in dengan waktu makan paling lama 20 menit.

Halaman
1234
Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas