Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

WHO Memonitor Varian Baru COVID-19, Mu, yang Sempat Terdeteksi di 39 Negara

WHO umumkan varian baru COVID-19, 'Mu', terdeteksi di 39 negara.Penelitian mengenai virus ini masih perlu banyak uji cob laboratorium.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in WHO Memonitor Varian Baru COVID-19, Mu, yang Sempat Terdeteksi di 39 Negara
AFP
Staf medis merawat seorang pasien Covid-19 di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, Provinsi Hubei, pada 16 Februari 2020. China mendesak WHO menyelidiki Laboratorium Fort Detrick dan Universitas North Carolina untuk mencari asal-usul virus Corona. 

"Saat ini belum ada bukti varian Mu dapat mengungguli tingkat keganasan dan penularan varian Delta," terang WHO.

"Meski nampaknya tidak seganas Delta, kontribusi vaksin terhadap kekebalan tubuh tetap dibutuhkan dalam pertumbuhan di masa depan," lanjutnya.

Mutasi varian Mu berasal dari objek yang berperan sebagai pembawa virus.

Baca juga: WHO Peringatkan Varian Mu, Tapi Dari Mana Varian Baru Ini Berasal?

Satu perubahan genetik, pada mutasi P681H, ditemukan dalam varian Alpha yang pertama terdeteksi di Kent, Inggris.

Perubahan ini dikaitkan dengan transmisi virus yang lebih cepat.

Mutasi lain seperti E484K dan K417N dapat membantu virus menjadi rentan terhadap kekebalan tubuh.

Hal itu memungkinan varian tersebut unggul dari varian Delta pada musim gugur.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lainnya terkait varian Mu

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas