Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Target Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Sentuh Angka 39,43 Persen

Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id, 82.113.788 orang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama hingga Rabu (22/9/2021) pukul 12.00 WIB.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in Target Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Sentuh Angka 39,43 Persen
IST
Sekitar 2.000 warga dan penyandang disabilitas di Denpasar dan Gianyar, Bali, mendapatkan vaksinasi Covid-19 gratis dari kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan Yayasan Maharani Kemala Foundation (MKF), pada 9-10 September 2021. 

Vaksinasi dosis pertama sudah diterima oleh 3.397.827 orang (12,72 persen).

Sedangkan dosis kedua diterima oleh 2.336.580 orang (8,75 persen).

MUI Minta Libatkan Tokoh Agama

Sementara itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyarankan kepada pemerintah agar melibatkan tokoh agama saat sosialisasi vaksin covid-19.

Sebab, saat ini masih ada beberapa kelompok masyarakat yang menolak untuk divaksin.

"Kadang perlu juga dikombinasi dengan medisnya, sehingga selain dalil-dalil keagamaan, ya ada realita yang dipaparkan fenomena science dan medis itu," ujar Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis dalam pernyataannya, Rabu(22/9/2021).

Kiai Cholil menyebut ada beberapa kelompok masyarakat dalam menyikapi vaksin Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Kelompok pertama, melakukan apapun untuk menghindari pandemi. 

Kelompok kedua, tidak mau sama sekali mengikuti vaksinasi karena percaya Covid-19 dari Allah Swt.

Sehingga, kelompok itu tidak melakukan upaya-upaya sebagai manusia.

Baca juga: Menjelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

"Nah, yang MUI dorong adalah bagaimana kita melakukan upaya-upaya medis science dengan cara vaksinasi, tapi secara bersamaan kita juga menyandarkan kepada Allah Yang Maha Kuasa yang Maha Bijaksana, dan yang punya segalanya termasuk pandemi ini adalah milik Allah SWT," ucap Kiai Cholil.

MUI kata Kiai Cholil sudah memiliki gerakan nasional penanggulangan pandemi covid-19 dan dampak ekonominya. 

"Kami bukan hanya sosialisasi, kita melakukan vaksinasi di kantor MUI, vaksinasi di pesantren, vaksinasi di rumah ibadah, kami lakukan itu, tentu dengan keterbatasan kemampuan dan tenaga yang ada di MUI," jelasnya.

Kemudian, kata dia, MUI juga secara berkala melakukan sosialisasi melalui daring.

"Bagaimana menanggulangi pandemi ini dan bagaimana protokol kesehatan dan juga termasuk vaksinasi," ujar Kiai Cholil.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas