Tribun

Virus Corona

Cek di Sini, Aturan Lengkap PPKM Terbaru di DKI Jakarta 

Dalam aturan terbaru sebagian besar wilayah Jabodetabek turun dari level 3 menjadi level 2 PPKM.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Wahyu Aji
Cek di Sini, Aturan Lengkap PPKM Terbaru di DKI Jakarta 
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktivitas saat mengunjungi Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta, Minggu (17/10/2021). Hutan Kota GBK mulai dibuka kembali pascaditutup imbas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan pembatasan sebanyak 150 orang dengan batas waktu kunjungan satu jam. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama dua pekan ke depan atau dari 19 Oktober sampai 1 November 2021.

Aturan perpanjangan PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri No. 53/2021 tentang PPKM Level 3, 2, 1 Covid-19 di Jawa dan Bali yang terbit Selasa, (19/10/2021).

Dalam aturan terbaru sebagian besar wilayah Jabodetabek turun dari level 3 menjadi level 2 PPKM.

Diantaranya yakni:  DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bekasi.

Dengan turunya level PPKM tersebut, maka ada sejumlah pelonggaran aktivitas yang  dilakukan di wilayah tersebut.

Diantaranya pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial yang diperbolehkan melakukan kegiatan perkantoran atau work from office (WFO) sebanyak 50 persen bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Sementara itu supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen dengan wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Baca juga: Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Turun ke Level 2 PPKM

Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai dengan Pukul 18.00 waktu setempat. 

Kemudian pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan Pukul 21.00 waktu setempat yang pengaturan teknisnya yang diatur oleh pemerintah daerah.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas