Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Projo: Rakyat Menunggu Jokowi Berantas Mafia PCR

Menurutnya, selain harganya tidak wajar, tes PCR tidak diperlukan lagi ketika vaksinasi sudah massif dan meluas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Projo: Rakyat Menunggu Jokowi Berantas Mafia PCR
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP PROJO mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dalam memberantas mafia tes Covid-19 PCR dengan memotong biayanya menjadi maksimal Rp 300 ribu.

Menurut Ketua Satgas Nasional Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 DPP PROJO Panel Barus, memotong biaya PCR menjadi Rp 300 ribu adalah langkah awal Presiden Jokowi memberantas mafia. 

Langkah awal tersebut akan diikuti keputusan tegas berikutnya.

"Presiden sudah tahu bahwa mafia PCR telah merampok rakyat yang kesusahan karena pandemi. Mafia itu parasit, benalu, dalam penanganan Covid-19," kata Panel Barus dalam keterangannya, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Relawan Jokowi akan Kawal Turunnya Tarif PCR di Lapangan

Panel menilai aneh ketika pandemi Covid-19 sedang ganas masyarakat dapat menggunakan Antigen dan Genose, tapi sekarang ketika melandai malah dimonopoli PCR.

"Apa gunanya percepatan dan perluasan vaksinasi?" ujar Panel Barus.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia pun meminta masyarakat untuk terus memantau praktek harga PCR di lapangan.

Panel menjelaskan bahwa harga tes PCR yang tinggi, bahkan mencapai Rp 1 juta, jelas tidak masuk akal.

Selain harganya tidak wajar, tes PCR tidak diperlukan lagi ketika vaksinasi sudah massif dan meluas.

Pada awal pandemi Covid-19, harga PCR bisa Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Saat ini bisa diberlakukan harga Rp 300 ribu. 

Panel Barus mempersilakan masyarakat menghitung sendiri berapa selisih uang rakyat yang sudah disedot mafia PCR selama setahun Pandemi.

Baca juga: BPKP Beberkan Alasan Harga Tes PCR Bisa Turun Jadi Rp 275 Ribu

Panel mengatakan jika dilakukan PCR untuk tracking penderita Covid-19, seharusnya tanpa biaya alias gratis untuk rakyat 

"Sekarang ekonomi mulai menggeliat, pariwisata mulai dibuka. Tes PCR justru akan menghambat gerak ekonomi," katanya.

PROJO juga meminta Presiden Jokowi tidak tanggung-tanggung dalam memberantas mafia PCR.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas