Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Turun ke PPKM Level 1, Pemkab Semarang Targetkan 60 Ribu Warga Suntik Vaksin Dosis Kedua

Kabupaten Semarang dinyatakan menjadi wilayah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Turun ke PPKM Level 1, Pemkab Semarang Targetkan 60 Ribu Warga Suntik Vaksin Dosis Kedua
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha saat memantau program vaksinasi di Balai Desa Watuagung, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (19/11). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri RI No 60 Tahun 2021 yang dikeluarkan pada Senin (15/11), Kabupaten Semarang dinyatakan menjadi wilayah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Penurunan level ini membuat aktivitas masyarakat kembali berputar.

Diantaranya pelaksanaan kegiatan usaha sektor non esensial maksimal 75% bekerja di kantor bagi pegawai yang sudah divaksin hingga diperbolehkannya pembelajaran tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, SH, MH mengatakan, turunnya level PPKM ini tak lepas dari raihan vaksinasi dosis pertama hingga akhir Oktober yang mencapai angka 589.078 jiwa atau 70% dari target 830.815 penduduk, dengan lansia penerima vaksin dosis 1 sebanyak 83.435 jiwa atau 80% dari populasi lansia di wilayah tersebut.

Capaian ini merupakan keberhasilan dari kerja keras berbagai elemen baik pemerintah daerah, sektor swasta dan juga masyarakat yang telah bahu membahu menyukseskan program vaksinasi di wilayah bertajuk Bumi Serasi ini," ujarnya.

Pihaknya berterima kasih atas kolaborasi berbagai pihak baik dari instansi pemerintah, TNI & Polri, Masyarakat dan juga sektor swasta seperti Djarum Foundation yang telah berjuang bersama-sama menyukseskan program vaksinasi di Kabupaten Semarang sehingga dalam waktu yang relatif singkat berhasil menurunkan PPKM ke Level 1.

"Dengan semakin berkurangnya penyebaran Covid-19 dan gencarnya program vaksinasi, saya berharap aktivitas masyarakat bisa kembali pulih seperti sedia kala,” tutur Ngesti Nugraha saat memantau program vaksinasi di Balai Desa Watuagung, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (19/11).

BERITA TERKAIT

Pada kunjungan tersebut, Ngesti Nugraha turut didampingi oleh Wakil Bupati Semarang H. Basari, S.T., M,si, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika Handsika Aprilaya S.I.K, S.H.,M.H., C.P.H.R, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dr. Dwi Syaiful Nur Hidayat dan Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto. 

Meski mendapat pengakuan pemerintah pusat atas membaiknya kondisi di Kabupaten Semarang melalui penurunan level PPKM tersebut, Ngesti Nugraha meminta seluruh pihak berhati-hati mengingat perjalanan menuju terbentuknya kekebalan komunal masih panjang.

Berdasarkan Pemkab Semarang hingga Kamis (18/11) pukul 06.00 WIB, penerima vaksin dosis 1 yang telah mencapai 602.648 jiwa atau 72,54%, sementara warga yang sudah divaksin lengkap baru mencapai 415.149 jiwa atau 49,97%.

“Dengan demikian, tugas kita belum selesai. Kekebalan komunal dapat terbentuk jika mayoritas warga telah mendapatkan vaksin dosis lengkap. Hal ini yang menjadi fokus dan upaya kami mendorong agar semakin banyak warga menerima vaksin dosis kedua. Tak ada cara lain, seluruh pihak harus tetap berkolaborasi dalam program vaksinasi dosis kedua ini,” Ngesti Nugraha.

Dalam program vaksinasi dosis kedua ini, Pemkab Semarang menargetkan 60 ribu penduduk dari 19 kecamatan akan menerima vaksin dosis kedua dalam rentan waktu 8 November hingga 3 Desember mendatang.

Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkab Semarang kembali bekerjasama dengan Djarum Foundation, Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dan Polres Semarang dalam menyalurkan dan menjangkau warga yang menjadi target vaksinasi.

Target 60 ribu penduduk dari program vaksinasi ini diharapkan mampu memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan vaksinasi dosis kedua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas