Tribun

Virus Corona

Fakta Lain dari Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Asal Afrika yang Butuh Kewaspadaan Tinggi

Keputusan ini berdasarkan pada rekomendasi WHO's Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE) dan diberi nama Omicorn.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Hasanudin Aco
Fakta Lain dari Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Asal Afrika yang Butuh Kewaspadaan Tinggi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Berbagai varian virus corona dari kiri atas ke kanan: Alpha, Beta, Gamma, Delta. Bawah dari kiri ke kanan: Eta, Iota, Kappa, Lambda dan Mu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia/WHO sudah menggolongkan  varian baru Virus Corona B.1.1.529 atau Omicron asal Afrika dalam kategori kewaspadaan tertinggi yaitu variant of concern (VOC).

Keputusan ini berdasarkan pada rekomendasi WHO's Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE) dan diberi nama Omicorn.

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI dan Guru Besar FKUI, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan ada beberapa pertimbangan kenapa dijadikan sebagai VOC.

Pertama karena banyaknya mutasi yang terjadi.

Baca juga: Apa Itu Omicron? Varian Covid-19 yang Terdeteksi di Afrika Selatan, Tak Bisa Dilawan Vaksin Saat Ini

Kata Tjandra, ada yang mengatakan 30 di spike protein.

Namun ada pula yang menyatakan sampai 50 total mutasi.

Dan ini merupakan mutasi terbanyak dari virus COVID-19 selama ini dan sebagian mutasi ini adalah baru.

Sejauh ini mutasi yang amat banyak ini dikhawatirkan berhubungan dengan 3 hal.

Pertama, penyebaran yang cepat dan sudah sudah terjadi di Afrika.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas