Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

RI Berpeluang Jadi Negara Pertama Bebas Covid-19, Ini Kata Anggota DPR Bidang Kesehatan

Harapan Republik Indonesia (RI) bisa menjadi negara pertama yang bebas dari wabah virus Covid-19 cukup beralasan. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in RI Berpeluang Jadi Negara Pertama Bebas Covid-19, Ini Kata Anggota DPR Bidang Kesehatan
TRIBUNNEWS.COM/IST
Wenny Haryanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harapan Republik Indonesia (RI) bisa menjadi negara pertama yang bebas dari wabah virus Covid-19 cukup beralasan. 

Salah satu alasannya karena situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air cukup kondusif.

Kemudian, kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah masuknya varian baru Omicron juga begitu ketat. 

"Kalau melihat dari kondisi kasus Covid-19 yang terus menurun, kemudian juga Omicron belum kelihatan ada, jadi ya cukup kondusif. Mudah-mudahan jadi negara pertama bebas Covid-19 bisa terwujud," kata Anggota Komisi IX DPR Wenny Haryanto, Rabu (8/12/2021).

Per Selasa, 7 Desember 2021, kasus aktif Covid-19 di Indonesia tersisa 5.466. 

Sudah lebih dari sebulan, penambahan kasus konsisten di bawah 500. Sedangkan angka kesembuhan lebih besar.

Di sisi lain, pemerintah terus menggalakkan program vaksinasi nasional untuk menciptakan kekebalan kelompok. 

Baca juga: Ini Kata Epidemiolog Soal Prediksi Munculnya Pandemi Mematikan Pasca Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Hari Selasa, lebih dari 143 juta sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan lebih dari 99 juga mendapatkan vaksin dosis kedua.

Wenny melanjutkan, kebijakan pemerintah mencegah masuknya varian baru Covid-19 cukup tegas.

Warga asing yang tidak mengantongi hasil tes PCR negatif Covid-19 bisa dipulangkan ke negara asal. 

"Itu tegas," kata Wenny.

Menurut dia, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan. 

Kesadaran menerapkan prokes juga bisa mendukung keinginan Indonesia segera keluar dari pandemi.

"Saya ngerinya sekarang orang kecenderungannya mulai santai," ujar Wenny.

Apalagi, kata dia, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyebut Omicron tidak berbahaya. Wenny khawatir pernyataan itu malah membuat masyarakat lengah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas