Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

UPDATE Kasus Omicron di Indonesia: Tambah 92 Positif, Total 506 Orang

Update jumlah pasien virus corona atau Covid-19 varian Omicron di Indonesia, jumlah kasus positif varian Omicron tambah 92 kasus, total 506 kasus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in UPDATE Kasus Omicron di Indonesia: Tambah 92 Positif, Total 506 Orang
Freepik.com
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron - Update jumlah pasien virus corona atau Covid-19 varian Omicron di Indonesia, jumlah kasus positif varian Omicron tambah 92 kasus, total 506 kasus 

TRIBUNNEWS.COM - Update jumlah pasien virus corona atau Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

Kementerian Kesehatan mencatatkan jumlah kasus positif varian Omicron sebanyak 92 penambahan dari sebelumnya 414 kasus.

Data tersebut dirilis dalam laman Setkab.go.id, Rabu (12/1/2022).

Kini, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 506 sejak pertama terkonfirmasi pada 27 November 2021 silam. 

Diketahui, kasus pertama teridentifikasi dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria.

Dari 506 kasus, 84 di antaranya merupakan kasus transmisi lokal.

Baca juga: Indonesia Peringkat 4 Dunia Jumlah Warga yang Divaksin Covid-19, Menkes: Alhamdulillah

Baca juga: Kasus Omicron Naik Akibat Kedatangan dari Luar Negeri, Luhut Minta WNI Tahan Diri

Sementara, 422 lainnya merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika dilihat dari tingkat keparahan, mayoritas kasus Omicron tidak bergejala dan sebagian lainnya memiliki gejala ringan,

Sehingga tidak membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit.

Untuk penanganan ini, Kemenkes akan mempersiapkan telemedicine bagi pasien Omicron yang melakukan isolasi di rumah.

Dari sisi teurapetik, Kemenkes juga akan menyertakan penggunaan obat Monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien.

Dari sisi kekebalan, pemerintah mulai memberikan vaksinasi booster gratis, per hari ini, Rabu (12/1/2022), bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara pemerintah menyiapkan sisi hilirnya, masyarakat diminta untuk tidak melakukan perjalanan luar negeri terlebih dahulu.

Sebab, kasus penularan Omicron paling banyak didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri. 

Kemenkes juga mendorong masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan 3T (Testing, Tracing, Treatment).

Baca juga: Penyebaran Omicron Kian Mengkhawatirkan, Firli Bahuri Minta Pegawai KPK Tingkatkan Kewaspadaan

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas