Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tentang Varian Omicron BA.4 dan BA.5, Gejala hingga Kata Ahli

Total 4 kasus terdiri dari 1 orang positif BA.4 seorang WNI dengan kondisi klinis tidak bergejala serta vaksinasi sudah dua kali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tentang Varian Omicron BA.4 dan BA.5, Gejala hingga Kata Ahli
sehatnegeriku.kemkes.go.id
Ilustrasi Omicron. 

Tanggapan Menparekraf

Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) minta masyarakat tetap waspada pada varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang juga sudah masuk ke Bali.

"Ini yang sekarang kita evaluasi dan tentunya menunggu identifikasi dari para ahli Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19, kita menunggu," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Dia meminta masyarakat waspada sambil mengikuti arahan pemerintah, terutama untuk menyikapi agar pandemi Covid-19 tetap terkendali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) RI Sandiaga Uno saat menghadiri secara daring kegiatan jumpa Halal Bihalal dengan seluruh komunitas penggerak OK OCE di Indonesia, Senin (30/5/2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) RI Sandiaga Uno saat menghadiri secara daring kegiatan jumpa Halal Bihalal dengan seluruh komunitas penggerak OK OCE di Indonesia, Senin (30/5/2022). (ist)

"Kekhawatiran itu selalu ada, tapi saya optimistis jika kita disiplin mengikuti arahan pemerintah kita bisa melewati varian baru ini seperti kita melewati kondisi sebelumnya," tutur Sandiaga.

Ia mengatakan, penting untuk menjaga momentum karena saat ini pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang terus tumbuh, khususnya di Bali.

Saat ini pergerakan wisatawan nusantara ke Bali sudah mencapai 70 persen dan wisatawan mancanegara sekitar 30 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini yang kita akan genjot di akhir tahun mudah-mudahan wisatawan nusantara balik 100 persen sebelum angka pandemi atau pada 2019 dan mudah-mudahan bisa mencapai 50 sampai 70 persen untuk wisatawan mancanegara. Harapannya 1,1 juta lapangan kerja tercipta sebagai bagian dari kepulihan ekonomi kita," ujarnya.

(Tribunnews.com, Renald/Yunita Rahmayanti/Dennis Destryawan/Reza Deni)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas