Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komisi V Ingatkan Kemenhub Cermat Tentukan Program Prioritas

Lasarus menegaskan, diperlukan kecermatan segenap jajaran stakeholder Kemenhub dalam menentukan program prioritas.

Komisi V Ingatkan Kemenhub Cermat Tentukan Program Prioritas
dok. DPR RI
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengingatkan Kementerian Perhubungan secara khusus dalam hal ini Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat), Ditjen Perhubungan Udara (Hubud) dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub untuk lebih mengutamakan program prioritas untuk tahun 2022 mendatang.

Lasarus menyatakan di tengah kondisi pandemi saat ini, pihaknya memahami terjadinya penurunan anggaran yang signifikan di Kementerian untuk tahun 2022.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Eselon I Kemenhub di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021), Lasarus menegaskan, diperlukan kecermatan segenap jajaran stakeholder Kemenhub dalam menentukan program prioritas.

“Komisi V DPR memahami bahwa terjadi penurunan anggaran yang signifikan di Kementerian. Namun demikian, tentu saya yakin kalau Kemenhub sudah ada skala prioritas jadi nanti seluruh apa yang sudah kita bangun dari sisi output dan outcome menjadi berfungsi. Program yang awalnya belum berjalan maksimal bisa berjalan lebih maksimal supaya program bisa berjalan lebih terukur untuk kedepannya,” ujar Lasarus.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga mendorong segenap jajaran Ditjen di Kemenhub untuk terus meningkatkan sinergitas dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terutama Ditjen Bina Marga. Sinergi tersebut, bertujuan agar program yang dijalankan di lapangan tidak berbenturan sehingga program dua Kementerian tersebut bisa berjalan lancar.

Legislator dapil Kalimantan Barat II itu juga menekankan pentingnya kalau pengalokasian dana perlu diperhatikan secara rinci supaya bisa lebih terukur.

“Jadi yang awalnya tidak bermanfaat jadi bermanfaat kan itu tujuan utama bersama kita sehingga program yang dijalankan bisa memberikan manfaat. Saya mengharapkan, dana yang terkumpul bisa teralokasikan dengan sesuai dan dapat memberikan manfaat besar untuk masyarakat sekitar,” pungkas Lasarus. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas