Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Tangsel

Hasil Quick Count Airin Kalahkan Andre

Hasil penghitungan cepat Lingkaran Survey Indonesia (LSI) dan Konsultan Citra Indonesia Airin menang tipis atas pesaingnya.

Hasil Quick Count Airin Kalahkan Andre
IST
Airin Rachmi Diany, calon Walikota Tangerang Selatan
TRIBUNNEWS.COM - Hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan Lingkaran Survey Indonesia (LSI) dan Konsultan Citra Indonesia (KCI) pada Pilkada Tangsel hari ini memenangkan pasangan nomor urut 4, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie dengan perolehan suara mencapai 46,09 persen.

Pasangan yang didukung 9 partai ini, yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PDS, PKB, PPDI, PKPI ini unggul tipis dari pasangan nomor urut 3, Arsid –Andre Taulany yang diusung partai PPP, PBB, Hanura, Gerindra dengan perolehan suara 45,83 persen.

Sedangkan di belakangnya, pasangan lain yakni dua pasang dari jalur independen, Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno mencapai 5,87 persen dan pasangan Rodhiyah Najibah –Sulaiman Yasin dengan perolehan suara 2,21 persen.

"Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie menang dalam Pilkada Tangsel. Secara angka relatiF lebih terang, namun hasil resminya tentu tunggu KPU, ini hanya quick count. Tetapi soal persaingan dua kandidat ini masih berpeluang untuk menang, hanya saja saat ini pasangan nomor empat lah unggul, ” jelas Direktur Riset LSI, Arman Salam kepada di Hotel Santika, BSD Serpong, Kota Tangsel Sabtu (13/11/2010).

Menurut Arman, penghitungan cepat berdasarkan sampel suara yang masuk dari
284 TPS yang tersebar di tujuh kecamatan. Pengambilan suara dilakukan secara random, dengan margin error sebesar 1 persen.

Sementara itu, LSI juga mengaku tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Tangsel untuk golput mencapai 44 persen. “Angka golput termasuk tinggi,” ujarnya.

Ditanya soal legitimasi dari pemenang karena angka golput yang tinggi, M Barkah Pattimahu Direktur Konsultan Citra Indonesia mengatakan, angka golput tidak bisa mempengaruhi legitimasi pemenang Pilkada.

“Angka golput yang cenderung naik tersebut diperkirakan karena ada kejenuhan ditingkat masyarakat. Kalau di Tangerang Selatan ini mungkin karena kesibukan masyarakatnya. Saya kira sudah jelas satu putaran,” tegasnya. 

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas