Profil Pemain: Andre Schuerrle, Messi dari Jerman
Schuerrle disebut-sebut sebagai salah satu potensi terbesar Jerman saat ini
Penulis:
Deodatus Pradipto
Editor:
Dahlan Dahi
Profil Pelatih Denmark Morten Olsen
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Deodatus
TRIBUNNEWS.COM - Sepakbola Jerman selama ini identik dengan gaya bermain yang kaku dan hanya mengandalkan stamina dan postur besar khas bangsa Arya. Namun, itu adalah sejarah.
Berkembangnya sepakbola yang semakin modern dan lebih mengedepankan skil selain fisik mumpuni membuat Jerman dibanjiri pemain-pemain yang secara postur tidak besar namun dibekali skil olah bola yang mumpuni.
Talenta Andre Schuerrle merupakan cetak biru generasi kaki gesit persepakbolaan Jerman. Schuerrle disebut-sebut sebagai salah satu potensi terbesar Jerman saat ini, bersama-sama dengan Mario Goetze, Toni Kroos, Thomas Mueller, serta Marco Reus.
Namun, dibandingkan dengan kolega-kolega seangkatannya itu, Schuerrle layak mencuri perhatian klub-klub besar Eropa ketika tampil membela Tim Panser di pentas Euro 2012.
Schuerrle adalah berlian yang hampir jadi. Melihat gayanya menggiring bola, publik seperti melihat aksi Cristiano Ronaldo. Meskipun tidak gemar melakukan trik dengan bola, kecepatan Schuerrle dalam menggiring bola layakk diacungi jempol.
Schuerrle adalah tipikal penyerang yang gemar sedikit turun ke belakang, lalu berani beradu lari dengan bek-bek lawan. Schuerrle adalah pilihan tepat ketika pelatih menerapkan strategi serangan balik. Meskipun begitu, Schuerrle tetap memiliki karakter khas pemain Jerman, yaitu stamina bagus dan etos kerja yang tinggi.
Jebolan Mainz 05 ini memiliki gaya bermain seperti penyerang Mancghester United, Wayne Rooney. Selain memiliki insting membunuh yang tinggi, Schuerrle juga mahir dalam bertahan. Sepanjang musim lalu, Schuerrle tercatat melakukan 43 tackle dan 46 intercept.
Meskipun masih berusia 21 tahun, Schuerrle memiliki ketenangan yang bagus saat menguasai bola. Diplot sebagai penyerang, Schuerrle malah mahir mengirimkan umpan silang, tidak heran jika di Bayer Leverkusen, Schuerrle cenderung ditempatkan sebagai penyerang sayap.
Senjata utama Schuerrle adalah tendangan keras dari luar kotak penalti. Kekuatannya berada pada kaki kanan.
Schuerrle kerap menusuk dari sektor kanan pertahanan lawan dengan dribel yang cepat, menggiring bola ke tengah, lalu melepaskan tendangan geledek yang sulit dijangkau kipper lawan, mirip dengan gaya Lionel Messi.
Namun, selayaknya pemain muda yang siap bersinar, Schuerrle tidaklah sempurna. Schuerrle kerap mendapat kritik karena hanya mengandalkan kaki kanannya.