Profil Pemain: Eriksen Harapan Timnas Denmark
Eriksen adalah pusat harapan bagi tim nasional “Dinamit” Denmark yang diprediksi akan kembali meledak di Piala Eropa 2012
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Dahlan Dahi
Profil Pelatih Denmark Morten Olsen
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM - Christian Eriksen baru berumur beberapa bulan ketika Denmark berhasil mengejutkan dunia saat menjadi juara Piala Eropa 1992.
Sekarang, Eriksen adalah pusat harapan bagi tim nasional “Dinamit” Denmark yang diprediksi akan kembali meledak di Piala Eropa 2012.
Gelandang yang bermain untuk klub Ajax ini akan menjadi tumpuan lini tengah tim Denmark. Ini karena pemain yang lahir di Middlefart itu mempunyai kecepatan dan kreativitas.
Tenaga Eriksen akan sangat berguna saat Denmark harus bersaing dengan Jerman, Belanda, dan Portugal di Grup B Piala Eropa 2012.
Di Denmark, keterampilan menggiring bola dan visi bermainnya telah membuat pemain ini dibanding-bandingkan dengan Michael Laudrup.
Keduanya dianggap menjadi pemain terbaik yang pernah lahir di Denmark. Eriksen memiliki peran penting dalam pola serangan Denmark bersama dengan pemain lain seperti Nicklas Bendtner dan pemain veteran Dennis Rommedhal.
Dia sudah bermain di Piala Dunia 2010 saat berusia 18 tahun. Ketika itu dia menjadi pemain termuda. Walaupun hanya bermain dua kali sebagai pengganti, setidaknya di usia muda Eriksen mendapat pengalaman bermain di turnamen besar.
Selepas Piala Dunia, Eriksen sudah dipercaya oleh pelatih Denmark, Morten Olsen untuk bermain sebagai pemain inti selama kualifikasi Euro 2012.
Eriksen mulai bermain sepak bola di Middelfart kampung halamannya. Pada tahun 2005, ia beralih ke Odense Boldklub (OB), yang berkompetisi di kejuaraan Denmark khusus usia muda.
Timnya kalah dalam babak semi-final melawan Bronby IF, tetapi Eriksen mampu meraih gelar “Best Technical Player”.
OB tahun berikutnya memenangkan turnamen, ketika Eriksen mencetak gol tunggal di final. Setelah melihatkan kemampuan dan bakatnya untuk tim U-16 OB dan kemudian U-19 dan tim U-17 Denmark, barulah bakatnya dilirik klub besar eropa seperti Chelsea, AC-Milan, Barcelona.
Baca tanpa iklan