TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Euro 2020

Final EURO 2020 Inggris Vs Italia, Antonio Conte Beberkan Kelemahan Tiga Singa

Conte yang pernah membesut Chelsea menuturkan Inggris tidak sebagus Spanyol saat menerima pressing.

Final EURO 2020 Inggris Vs Italia, Antonio Conte Beberkan Kelemahan Tiga Singa
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Para pemain Inggris merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. JUSTIN TALLIS / POOL / AFP 

Para pemain Spanyol, kata Conte, masih bisa mengalirkan bola saat mendapat pressure dari lawan.

Namun, kata Conte, para pemain Inggris cenderung rentan kehilangan bola karena menginginkan pertarungan satu lawan satu saat memegang bola.

Sebaliknya, pemain Inggris juga sangat berbahaya saat memberi pressing.

Baca juga: Tak Cuma Penalti Buat Inggris, Freekick Denmark Juga Kontroversial, Seharusnya Batal Seusai Aturan

Gelandang Inggris Jordan Henderson (kedua dari kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021.
Frank Augstein / POOL / AFP
Gelandang Inggris Jordan Henderson (kedua dari kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. Frank Augstein / POOL / AFP (Frank Augstein / POOL / AFP)

Harry Kane merupakan satu di antara contoh spesial saat mampu menghadirkan gol penyeimbang kala melawan Denmark.

"Ada dua gelandang yang sangat mengandalkan fisik seperti Declan Rice dan Kalvin Phillips, yang membawa keseimbangan. Tetapi sangat sedikit operan vertikal, sering kali menggunakan opsi sederhana," kata Antonio Conte mengutip Football-Italia.

Conte menyiratkan, Inggris sepertinya akan banyak mengendalikan permainan dengan penguasaan bola.

Saat mereka membangun serangan dari bawah, di situlah titik kelemahan mereka muncul.

Italia, kata Conte harus memberikan pressing ketat saat Inggris menguasai bola.

Baca juga: Final EURO 2020 Inggris Vs Italia, Fakta Ini Bikin Tiga Singa Pantas Gentar Lawan Azzurri

Para pemain Italia merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021.
Para pemain Italia merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Sebaliknya, jika Italia cenderung bermain ofensif, Inggris bisa sangat berbahaya dengan serangan balik cepatnya.

"Titik lemah bagi Inggris adalah jika pertahanan mereka ditekan saat membangun dari belakang. Mereka tidak sebaik Spanyol dalam menghindari tekanan. Namun, jika Anda tampil sangat menyerang dan mereka bisa lolos, perhatikan langkah di lini depannya.

Halaman
1234
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas