Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Idul Adha Jatuh pada 11 Agustus, Inilah Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada 8-9 Dzulhijjah

Berikut niat puasa sunah Idul Adha 1440 H Tarwiyah dan Arafah. Lengkap beserta keutamaan dan jadwalnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Idul Adha Jatuh pada 11 Agustus, Inilah Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada 8-9 Dzulhijjah
TRIBUNLAMPUNG.COM
Ilustrasi puasa sunnah Tarwiyah dan puasa sunnah Arafah. 

Berikut ini niat puasa sunah Idul Adha 1440 H Tarwiyah dan Arafah. Lengkap beserta keutamaan dan jadwalnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada Minggu (11/8/2019) yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1440 H

 Ada beberapa ibadah yang bisa dilakukan dalam bulan Dzulhijjah, antara lain ibadah kurban dan juga puasa sunnah arafah serta Puasa Tarwiyah.

Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan agar kita dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jemaah haji.

Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah yaitu bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah atau bertepatan pada saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.

Sementara Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilakukan pada hari tarwiyah, yakni tanggal 8 Dzulhijjah, satu hari sebelum dilaksanakannya wukuf.

Puasa Arafah hukumnya adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Puasa Arafah memiliki keistimewaan yang sangat spesial jika dibandingkan puasa Tarwiyah.

Namun, jika dapat mengerjakan kedua puasa sunah tersebut, maka sesungguhnya kedua amalan tersebut istimewah.

Baca: Cerita Gus Mus Soal Mbah Moen yang Sempat Dicegah Berangkat Haji: Aku Merasa Ketar-ketir

Keistimewaan puasa Tarwiyah

Keistimewaan puasa Tarwiyah adalah dapat membersihkan dan menghapus dosa yang tahun lalu.

Selain itu, bagi yang mengerjakan puasa Tarwiyah memiliki keutamaan mendapatkan keberkahan hidup serta amal ibadah yang dilipatgandakan.

Hadist yang menguatkan, di antaranya:

“Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah untuk digunakan beribadah sebagaimana halnya hari-hari sepuluh Dzulhijjah.”

“Berpuasa pada siang harinya sama dengan berpuasa selama satu tahun dan salat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan salat pada malam lailatul qadar.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Baihaqi).

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas